Liputan Khusus
Sosok Investor Superblok Lampung yang Bakal Bangun Gedung Pencakar Langit
Masuk Tahun 2023, Kota Bandar Lampung, Lampung, langsung 'kedatangan' investor besar yang berencana membangun Superblok di kawasan Way Halim.
"Sepanjang memang investor bisa menunjukkan sertifikat tanahnya, ya silakan bangun," katanya.
"Kalau nanti digugat oleh pihak yang merasa dirugikan, silakan menuntutnya ke pengadilan."
"Itu (sengketa) nggak ada urusan dengan pemkot," sambung Khaidarmasyah.
"Kalau investor membangun di atas tanah sengketa, risiko tanggung dia sendiri karena mereka (investor) yang bangun," urainya.
Khaidarmasyah menegaskan, Pemkot Bandar Lampung yang jelas akan memproses sesuai aturan dan tidak akan ada yang dilanggar.
"Termasuk terkait RTRW-nya, kawasan hijaunya, tetap akan dijaga," tegas Khaidarmasyah.
Karpet Merah
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkot Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung sebelumnya mengungkapkan, sudah ada rencana beberapa investasi skala besar masuk Kota Tapis Berseri.
"Tapi baru rencana investasi ya belum realisasi investasi," beber Muhtadi.
Satu di antara rencana investasinya pernah disebut juga oleh Wali Kota Eva Dwiana yakni rencana pembangunan Superblok oleh investor swasta di kawasan Way Halim.
"Lokasinya ada di depan Transmart, itu lahan memang sudah dikuasai oleh swasta."
"Investornya dari pengusaha lokal Lampung, artinya kita harus memberikan karpet merah untuk orang lokal tentunya," kata dia.
Muhtadi pun menuturkan, besaran nilai investasi untuk pembangunan Superblok itu mencapai Rp 2 triliun.
Rencananya bakal dibangun Superblok 62 lantai.
Ada hotel, apartemen, rumah sakit, mal hingga sekolah dibangun dalam satu tempat.
Selain itu di kawasan Lampung City Mall bakal berlanjut pembangunan tower apartemen dengan nilai investasi diperkirakan juga Rp 500 miliar.
"Mudah -mudahan bisa berjalan sesuai harapan."
"Pemkot Bandar Lampung dalam hal ini terbuka untuk semua investasi yang ingin masuk ke kota ini," tandas dia.
(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah/Kiki Adipratama/Jelita Dini Kinanti)
695.962 Usaha Sudah Pakai QRIS, di Lampung Tumbuh 27,80 Persen per Tahun |
![]() |
---|
Kendaraan ODOL Picu Jalan yang Sudah Diperbaiki di Lampung Cepat Rusak |
![]() |
---|
Gubernur Lampung Target Jalan Mantap 98 Persen Lima Tahun ke Depan |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Targetkan 52 Ruas Jalan Diperbaiki Tahun Ini |
![]() |
---|
Dulu Kubangan Kini Beton, Progres Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.