Berita Lampung

Warga Kubu Perahu Lampung Barat Keluhkan Alat Penguat Sinyal Kurang Maksimal

Warga Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat keluhkan fungsi repeater tidak maksimal karena cuma berfungsi 1-3 meter dari antena.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra
Kondisi repeater yang berada di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat disebut tidak maksimal karena cuma berfungsi 1-3 meter dari antena, padahal informasinya bisa sampai 20-50 meter. 

“Karena kan radiusnya ini cuma bisa menjangkau 1 hingga 3 meter, lewat dari itu ya langsung ilang. Jadi harus benar-benar dekat,” terusnya.

Bahkan menurut Lukman, berdasarkan musyawarah, pihaknya bersama warga lain pun siap membayar berapapun untuk pengadaan sinyal internet di wilayahnya itu.

Karena menurutnya, saat ini internet merupakan salah satu hal yang dibutuhkan untuk mengikuti arus perkembangan zaman.

“Ya karena kan apa-apa kita pasti butuh internet, anak-anak mau belajar dan sekolah sekarang butuh internet,” kata Lukman.

“Orang-orang kalau masu usaha juga pasti butuh. Maka dari itu, warga sini pun siap kalau harus bayar demi adanya sinyal,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebut namanya membenarkan bahwa fungis repeater yang terpasang di wilayahnya itu kurang maksimal.

Ia mengatakan, warga setempat sempat senang mendengar kabar bahwa wilayahnya akan mendapatkan sinyal.

“Iya dulu itu pas tau kabar mau dipasang alat buat sinyal kami senang bener, seperti dikasih emas segepok,” ujar dia.

“Udah dipasang kirain bakal bisa internetan dan dapat sinyal, eh taunya sama aja enggak dapat sinyal,” sambungnya.

Bahkan dirinya bersama warga lain pun memilih untuk memasang alat pemancing sinyal sendiri di rumah masing-masing.

“Jadi ini banyak yang udah masang sendiri di rumah masing-masing, nama alatnya itu kalau enggak salah orbit,” jelas dia.

“Itu juga sinyalnya masih ilang-ilangan, tapi gapapa seenggaknya dapat, karena internet sekarang itu dibutuhin sekali,” pungkasnya.

Terakhir pihaknya pun berharap agar pemerintah setempat bisa sesegera mungkin menyelesaikan masalah blank spot ini.

Atau setidaknya repeater yang telah tersebut bisa segera difungsikan dengan baik sebagaimana mestinya.

(Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved