Eks Kepala DLH Balam Tersangka Korupsi

Minggu Depan, Kejati Lampung Akan Limpahkan Berkas Tahap 2 Tersangka Korupsi DLH Bandar Lampung

Kejati Lampung bakal segera melimpahkan berkas tahap 2 dugaan korupsi retribusi sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung pada minggu depan.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/Hurri Agusto
Aspidsus Kejati Lampung, Hutamrin 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyebut bakal segera melimpahkan berkas tahap 2 dugaan korupsi retribusi sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung pada minggu depan.

Seperti diketahui, kasus tersebut telah menyeret tiga orang tersangka mantan pejabat di Dinas Lingkungan Hidup Kota  Bandar Lampung.

Adapun ketiga tersangka yang dimaksud yaknj mantan Kepala DLH Bandar Lampung, Sahriwansah bersama dua orang bawahannya.

Kedua bawahannya yakni Kabid Tata Lingkungan DLH Bandar Lampung Harris Fadillah dan pembantu bendahara penerimaan DLH Bandar Lampung Hayati.

Aspidsus Kejati Lampung, Hutamrin mengatakan, bahwa saat ini tim penyidik sendang menyusun berkas tahap satu.

Baca juga: Dugaan Korupsi Retribusi Sampah, Mantan Kepala DLH Balam Kembalikan Kerugian Negara Rp 2,69 Miliar

Menurutnya, jika sudah selesai maka berkas tersebut akan dilimpahkan ke Kejari Bandar Lampung pada pekan depan.

"Untuk DLH tahap pertama berkas sudah kita susun, minggu depan kalau sudah ada P21 akan segera kita limpahkan ke tahap 2 juga," kata Hutamrin, Kamis (11/5/2023).

Hutamrin pun mengatakan, bahwa sudah ada tambahan pengembalian kerugian negara dari perkara ini

"Untuk pengembalian negara kalau tidak salah sudah ada tambahan," kata Hutarmin.

"Saya lupa detailnya, nanti akan kami sampaikan saat pelimpahan," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Sahriwansah dan dua mantan anak buahnya diduga terlibat korupsi menjabat Kepala DLH Bandar Lampung pada tahun anggaran 2019-2021.

Akibatnya perbuatan ketiga tersangka korupsi retribusi sampah tersebut, negara mengalami kerugian mencapai Rp 6,9 miliar.

Dari jumlah tersebut, Sahriwansah kembalikan kerugian negara senilai Rp 2,69 Miliar.

Selain itu, sebelumnya sudah ada beberapa pihak yang mengembalikan kerugian negara sebesar Rp.586.750.000

Baca juga: Kejati Lampung Resmi Tahan Tiga Tersangka Korupsi Retribusi Sampah DLH Bandar Lampung

Pengembalian kerugian negara tersebut yakni dari salah satu tersangka yakni Hayati selaku Pembantu Bendahara Penerima DLH Bandar Lampung senilai Rp 108 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved