Berita Lampung
Pria Sebatang Kara di Bekri Ditemukan Tewas Berlumuran Darah di Samping Sumur
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, korban ditemukan tewas oleh kakak iparnya.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Seorang pria sebatang kara ditemukan tewas di samping sumur, Senin (26/2/2024).
Korban bernama Wiratmoyo (47), warga Kampung Sinar Banten, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, korban ditemukan tewas oleh kakak iparnya.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Sugih pukul 06.00 WIB.
"Korban ditemukan saudaranya tergeletak di dekat sumur sudah tak bernyawa dengan berlumuran darah di sekelilingnya," katanya kepada Tribunlampung.co.id.
Yudhi menjelaskan, kronologi bermula saat kakak ipar datang ke rumah korban saat subuh.
Namun, kakak ipar tak mendapat respons dari korban saat dipanggil.
Ia pun berinisiatif masuk melalui pintu belakang rumah korban.
"Korban tinggal sendiri di rumah, dia sudah berpisah dengan istrinya," kata Yudhi.
Dari olah TKP tim Inafis, memang ada temuan bercak darah di sekitar tubuh korban.
Dari pemeriksaan fisik tim Dokkes ditemukan darah keluar dari hidung, kepala, dan tangan korban.
Selain itu, pihaknya menemukan pil atau obat-obatan dengan resep dokter dan vape atau rokok elektrik.
"Indikasi awal, korban lebih dari setahun punya riwayat penyakit paru-paru, diabetes, dan asam lambung," katanya.
"Namun, tidak ada indikasi upaya korban membunuh dirinya sendiri," imbuhnya.
Dugaan tersebut, lanjutnya, didalami dengan pemeriksaan medis di RSUD Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah.
| Sidang Korupsi SPAM Pesawaran, Saksi: Banyak Perusahaan Daftar tapi Hanya Satu Menawar |
|
|---|
| Nelayan Lampung Timur Terjepit Solar Mahal, Kampung Merah Putih Jadi Harapan |
|
|---|
| Overstay, WNA Singapura Ditangkap Imigrasi Bandar Lampung di Rumah Istri Siri |
|
|---|
| Populasi Burung Kicau di Sumatera Terancam Punah akibat Perdagangan Ilegal |
|
|---|
| Buntut Perdagangan Ilegal, Populasi Burung Kicau di Sumatera Nyaris Punah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Polres-Lampung-Tengah-olah-TKP-88.jpg)