Uang Palsu di Lampung
Kemiripan Uang Palsu Buatan Pria Pringsewu 45 Persen dengan Aslinya
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik mengatakan, tingkat kemiripan uang palsu buatan Bernadus mencapai 45 persen.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Uang palsu buatan Bernadus Gumelar Agung Wicaksono, pria asal Pringsewu, cukup mirip dengan aslinya.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik mengatakan, tingkat kemiripan uang palsu buatan Bernadus mencapai 45 persen.
"Pelaku membuat upal ini dengan tingkat kemiripan dengan aslinya mencapai 45 persen," kata Umi, Rabu (6/3/2024).
Pelaku memfotokopi uang tersebut lalu diprint.
Motifnya mendapatkan keuntungan pribadi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
"Dari Rp 400 ribu upal tersebut dijual Rp 135 ribu dengan uang aslinya. Pelaku mendapatkan keuntungan Rp 265 ribu," tambahnya.
Pelaku mendapatkan keuntungan puluhan juta dari peredaran uang palsu tersebut.
Polisi mengimbau kepada masyarakat harus berhati-hati bertransaksi dalam jual beli.
"Apalagi dijual online dengan harga tidak masuk akal. Rp 400 ribu upal dijual Rp 135 ribu, tidak masuk akal," tutur Umi.
"Ketika ada ditemukan uang yang mencurigakan diharapkan untuk dicek dengan diraba, diterawang," imbuhnya.
Ia mengatakan, uang asli ada benang merah dan gambar pahlawan nasional.
"Kalau menemukan upal lapor ke kantor polisi terdekat," tandasnya.
Jajaran Subdit 3 Jatanras Dirreskrimum Polda Lampung berhasil mengamankan pelaku Bernadus Gumelar Agung Wicaksono, warga Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Minggu (3/3/2024) pukul 15.45 WIB.
Pelaku diamankan di Jalan Sudirman, Kelurahan Kalirejo, Lampung Tengah.
Dari tangan pelaku, diamankan 532 lembar upal dengan total nilai Rp 12.750.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Uang-palsu-di-Lampung-88.jpg)