Berita Terkini Nasional
Keyakinan Mbah Benu Jadi Dasar Jemaah Aolia Rayakan Lebaran 5 Hari Lebih Awal
Ternyata tak hanya perbedaan hari raya Idul Fitri, jemaah Aolia juga melaksanakan ibadah puasa lebih awal pada 7 Maret 2024.
Sya'ban menyebut, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi jemaah Aolia untuk memberikan edukasi.
"Kalau ini kan tidak lazim, kalau satu atau dua hari biasa (perbedaan penentuan hari raya), kalau ini kan lima hari tidak lazim," kata dia.
MUI: Itu Keyakinan Mereka, Harus Dihormati
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyebut perayaan Idul Fitri jemaah Aolia harus dihormati.
Kendati demikian, Anwar mengimbau para ulama atau kiai di daerah setempat untuk melakukan dialog dengan jemaah Aolia.
Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan terkait penentuan jatuhnya bulan dan Idul Fitri.
"Tetapi tidak ada pula salahnya jika para ulama dan kyai yang ada di daerah setempat atau yang berdekatan dengannya untuk mengajak mereka berdialog tentang bagaimana cara mereka menentukan bulan," tuturnya.
Anwar pun mengatakan hal seperti ini yang harus didiskusikan dan didialogkan agar maupun Idul Fitri ditentukan berdasarkan waktu yang seharusnya.
"Hal-hal seperti inilah yang perlu didiskusikan dan didialogkan dengan mereka agar mereka dapat melaksanakan puasa dan Idul Fitri sesuai dengan waktu yang seharusnya," katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Pengakuan Istri Buka Dugaan Perselingkuhan, Suami Temukan Bukti di CCTV Hotel |
|
|---|
| Kasus Penyiksaan Mahasiswa PTN, Keluarga Klaim Diancam Oknum Pejabat Kampus |
|
|---|
| Kecurigaan Mertua Bongkar Penggelapan Rp4,7 M, Menantu Kini Dilaporkan Istri |
|
|---|
| Rohidin Ceritakan Momen Mencekam Ketika Rumahnya Ambruk, Penyebabnya Terkuak |
|
|---|
| Pemicu Gadis 15 Tahun Dibakar Paman Sendiri, Kini Pelaku Diburu Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Keyakinan-Mbah-Benu-jadi-dasar-jemaah-Aolia-merayakan-Idul-Fitri-lima-hari-lebih-awal.jpg)