Berita Lampung

15 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Lampung Selatan Tak Kunjung Terangkat Jadi ASN

Ia pertamakali mengajar pada 2009 di salah satu sekolah dasar negeri di desa yang ada di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi - Seorang guru honorer di Lampung Selatan tak kunjung terangkat jadi ASN meskipun sudah 15 tahun mengabdi. 

Maka dari itu, lanjut dia, pihaknya sempat melakukan aksi demonstrasi dua kali di depan
kantor dinas Bupati Lampung Selatan.

"2022 itu kita demo besar-besaran. Kami demo itu ada dua sampai tiga kali. Tapi hasilnya nggak ada, janji palsu. Dengan anggota dewan yang waktu itu katanya mau mengangkat kami. Dengan segala pertimbangan-pertimbangan itu, buktinya yang diangkat sedikit-sedikit," ujarnya.

Ia menjelaskan formasi yang dibuka saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan pengangkatan honorer.

"Saat ini, sedang dibuka formasi untuk P3K namun formasinya hanya 130 orang. Tapu itu juga tidak cukup. Karena kan itu berdasarkan perengkingan lagi," katanya.

Lantas ia pun membandingkan sistem formasi pengangkatan P3K di Lampung Selatan dan daerah lainnya.

"Di Lampung Selatan masih ada 430 orang lagi. Kalau yang dibuka formasinya hanya 100, 100 mau sampai kapan. Bahkan teman saya ada yang dua tahun lagi masuk masa pensiun. Kalau di daerah lain itu sudah selesai semua. Seperti di Bandar Lampung, mereka sudah selesai di P1, mungkin mereka sekarang ke K3," ujarnya.

"Lag kita P1 nya aja belum selesai, gimana mau lanjut ke K2, K3 atau K4nya. Otomatis kan yang dibawah kami agak lambat juga," sambungnya.

Ia pun menyebut program sistem pengangkatan untuk menjadi P3K tidak adil.

"Kalau ada perengkiangan gitu jelas kami kalah. Ya nggak mungkin dong, orang setua saya lalu dihadapkan dengan anak-anak yang baru itu menang," ujarnya.

Ia pun berarap pemerintah setempat segera cepat menyelesaikan masalah terkait pengangkatan tersebut.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ Dominius Desmantri Barus) 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved