Lifestyle

Biliar Tak Membedakan Gender, Rani: Baik Usia Tua atau Muda

Dahulu banyak orang memandang olahraga biliar itu negatif, terlebih jika wanita yang menyukai olahraga ini.

Penulis: Fenty Novianti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Rani Savitri bermain billiar di Nyodok Pool & Bistro. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Dahulu banyak orang memandang olahraga biliar itu negatif, terlebih jika wanita yang menyukai olahraga ini maka memiliki stigma buruk karena identik dengan tempat hiburan malam.

Namun, kini pandangan tersebut telah berubah drastis ke arah positif.

Baik pria maupun wanita memilih untuk berolahraga biliar yang tengah menjamur belakangan ini.

Selain untuk berolahraga fisik, biliar juga melibatkan cara berpikir otak.

Sebab, olahraga ini harus membutuhkan konsentrasi yang penuh dengan kejelian untuk menyodok bola ke lubang yang berada di sisi meja.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rani Safitri yang hobi bermain biliar. 

Menurut Rani, olahraga ini melatih konsentrasi dan juga melatih kebugaran.

“Biliar adalah cabang olahraga yang melatih konsentrasi, selain bisa meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan jantung, biliar juga bisa melepas stress. Olahraga ini tidak membedakan gender, bisa dimainkan oleh perempuan dan laki laki baik usia muda atau tua,” jelas Rani, Jumat (7/6/2024).

Perempuan kelahiran 22 Desember 2000 ini mengaku walaupun tidak terlalu lihai bermain biliar, tetapi ia menganggap olahraga ini sebagai sarana refreshing dari pekerjaannya.

Terlebih, wanita yang bekerja di Adira Finance bagian peminjaman dana ini setiap harinya harus berkutat dengan para nasabah.

“Jadi memang aku sehari-hari nyari agen dan kerjaanku lumayan nguras tenaga. Jadi biliar jadi salah satu pelepas stres di dunia pekerjaan ya,” ujarnya.

Selain itu, olahraga ini memang baik untuk kesehatan mental dan tubuhnya.

Kini, Rani bisa memainkan olahraga biliar di mana saja terlebih olahraga ini juga tak lagi dipandang negatif.

“Olahraga ini tidak dipandang sebelah mata lagi. Dulu sebelum olahraga ini trend di kalangan anak muda banyak orang yang menilai perempuan main biliar itu dengan tanda kutip ya. Namun sekarang karna sudah banyak peminatnya jadi perempuan lumrah dengan olahraga ini,” jelasnya.

Wanita lulusan  S1 Hukum Ekonomi Syariah ini berujar tak menguasai terlalu banyak soal teknik biliar. Ia hanya mengetahui bagaimana cara menyodok bola ke dalam lubang di sudut meja.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved