Pemalsuan Oli

TDM Imbau Konsumen Beli Oli di Bengkel Resmi

PT Tunas Dwipa Matra (TDM) selaku main dealer motor Honda di Lampung mengimbau konsumen membeli oli di bengkel resmi Honda, Ahass. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arief Praptomo didampingi Wadirkrimsus AKBP Jibrael Bata Awi dan Kasubdit 1 Indagsi Kompol Ach Denny Wahyudi saat menunjukkan mobil truk pembawa oli palsu, Jumat (5/7/2024). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - PT Tunas Dwipa Matra (TDM) selaku main dealer motor Honda di Lampung mengimbau konsumen membeli oli di bengkel resmi Honda, Ahass. 

Manager Part TDM Bambang Tri A mengimbau agar masyarakat untuk membeli oli di bengkel resmi Honda, Ahass. 

"Kami hanya melakukan penjualan maupun distribusi oli dan spare part di bengkel resmi Honda Ahass," ujarnya saat dihubungi Tribun Lampung, Jumat (5/7/2024). 

Dengan tujuam kepastian sparepart original 100 persen. 

"Maka kami menganjurkan kepada konsumen setia Honda untuk melakukan perawatan motornya di bengkel resmi AHASS," tukasnya.

Pengguna motor Honda diharapkan agar menggunakan oli asli yakni dengan melihat dan mengakses kode QR ditutup oli tersebut. 

Kemudian konsumen bisa melihat kode pengaman yang ada segel hologram.

Rutin Cek Penjual

 

Polda Lampung akan menggandeng pengembang merek untuk rutin melakukan kunjungan ke sentra penjualan oli. 

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arief Praptomo mengatakan, pihaknya ke depan akan melakukan upaya preventif dengan menggandeng pengembang merek oli. 

"Kami akan menggandeng pengembang merek oli untuk rutin melakukan kunjungan ke sentral penjualan oli," ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat (5/7/2027). 

Pihaknya akan melakukan pencegahan agar peredaran oli palsu ini tidak meluas, yakni dengan melakukan kunjungan ke sentral penjualan oli. 

"Jadi selain menggandeng pengembang merek dan kami juga secara kontinyu akan aktif melakukan kunjungan sentral penjualan oli," 

"Perkara ini tidak berhenti di sini saja dan apakah oli palsu ini masuk ke Lampung saja, atau daerah lainnya ini masih didalami," pungkasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved