Liputan Khusus

Sejumlah Sekolah di Lampung Kekurangan Anak Didik, Siswa dan Dewan Guru Merasa Kesepian

Di saat sebagian sekolah kelebihan kapasitas hingga terpaksa menolak siswa, ternyata ada sejumlah sekolah di Lampung yang justru kekurangan anak didik

Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/bayu saputra
SDN 1 Gedong Meneng, Bandar Lampung, yang tahun ini hanya menerima lima siswa baru. 

"Kami pendidik selalu memberikan yang terbaik kepada anak didik supaya mereka tetap menuntut ilmu dan mendapatkan hak pendidikan. Kami selalu ikut dalam kegiatan kecamatan hingga ke tingkat kota. Kami kemarin dapat juara pertama menari tingkat Kecamatan Rajabasa hingga ikut ke tingkat kota, tapi kalah," kata Mellyyani lagi.

Dengan kondisi saat ini, kata dia lagi, suasana belajar dan mengajar tidak bisa berjalan normal.

Baik guru maupun siswa merasa kesepian.

“Guru merasa kurang semangat dan pastinya sedih. Tapi itu semua tidak menjadi penghalang untuk mengajar anak didiknya,” tambah wanita yang juga merangkap Kepala SDN 3 Rajabasa ini.

Jaka, orang tua siswa kelas 1 SDN 1 Gedung Meneng, mengaku menyekolahkan anaknya di sini karena dekat dengan rumah.

"Saya juga alumni sekolah ini. Tapi melihat hanya menerima lima siswa, saya sangat sedih," kata Jaka.

"Kalau dulu ramai siswa yang sekolah di sini. Harapan ke depan, semoga sekolah ini tidak tutup dan Pemkot Bandar Lampung dapat memperhatikan lagi sekolah ini," tandasnya.

Saling Berdekatan

Kondisi sedikit lebih baik terlihat di SDN 1 Pecoh Raya, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Sekolah yang terletak di Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras ini hanya mendapatkan 15 siswa pada tahun ajaran baru ini.

Kepala SDN 1 Pecoh Raya Heti Puspita Sari mengatakan, jumlah tersebut sama persis seperti tahun sebelumnya.

"Kita dapatnya hanya 15 siswa baru, sama seperti tahun lalu. Kurang dari satu rombel (rombongan belajar). Karena satu rombel itu berdasarkan aturan 28 siswa, tapi kami hanya dapat 15 orang," kata Heti, Jumat (19/7/2024).

Dikatakannya, di sekitar SDN 1 Pecoh Raya memang ada beberapa sekolah lainnya yang saling berdekatan. "Kami ini sekolahnya berimpitan dengan sekolah lainnya. Jadi sebagian ada yang ke sekolah lainnya," ucapnya.

Pihaknya telah berupaya memikat orang tua dengan berbagai cara untuk menyekolahkan anaknya di SDN 1 Pecah Raya.

"Kami efektifkan kegiatan ekstrakurikuler siswa, seperti pramuka dan kegiatan lainnya. Semua tergantung kepada orang tua mau menyekolahkan anaknya di mana," kata Heti lagi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved