Lifestyle

Alya Dhifani Tertarik Jadi Broadcaster: Asah Kemampuan Komunikasi

Alya Dhifani mengungkapkan alasannya tertarik untuk menjadi broadcaster, salah satunya untuk mengasah kemampuan komunikasi.

Penulis: Putri Salamah | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
TERTARIK JADI BROADCASTER - Alya Dhifani, broadcaster di RRI Bandar Lampung, foto dibidik Kamis (20/2/2025). Alya tertarik jadi broadcaster untuk mengasah kemampuan komunikasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar LampungDunia digital dan teknologi yang semakin berkembang ini, membuka peluang baru termasuk dalam bidang penyiaran.

Minat anak muda untuk menjadi broadcaster pun masih cukup tinggi.

Hal ini terlihat dari antusiasme tinggi anak muda yang bergabung untuk menjadi penyiar di Radio Republik Indonesia (RRI), termasuk di Bandar Lampung.

RRI Bandar Lampung sendiri memiliki acara untuk anak muda, yang ingin belajar di dunia broadcast.

Program tersebut telah berjalan selama 25 tahun. Dan sampai saat ini masih banyak anak-anak mulai dari pelajar SMA hingga kuliah mengikuti program tersebut.

Salah satunya adalah Alya Dhifani yang merupakan mahasiswi di Institut Teknologi Sumatera.

Alya Dhifani mengungkapkan alasannya tertarik untuk menjadi broadcaster.

Salah satunya karena Alya tertarik dengan public speaking.

“Selain menjadi mahasiswa teknik, saya mencoba hal baru yaitu menjadi penyiar radio karena saya memiliki ketertarikan di bidang public speaking. Hal ini untuk mengasah kemampuan komunikasi yang notabene di dunia kerja public speaking sangat diperlukan,” ungkap Alya, Kamis (20/2/2025).

Dara berhijab ini mengaku belum memiliki pengalaman broadcaster saat bergabung ke RRI Bandar Lampung.

Ia mulai bergabung di program Broadcaster Academy RRI Bandar Lampung pada 2023 lalu.

Gadis cantik ini sangat menikmati aktivitasnya menjadi penyiar di RRI Bandar Lampung.

Duta Itera 2024 ini juga ternyata memiliki harapan ke depannya setelah menjadi broadcaster.  

“Saat ini saya fokus di perkuliahan dan ingin meraih mimpi sebagai seorang engineer.  Menjadi broadcaster adalah salah satu modal pelatihan dan pembelajaran, untuk kemampuan komunikasi yang tentunya akan menjadi bekal di dunia kerja nanti,” ungkapnya.

Alya bersyukur bisa menjadi bagian dari RRI Bandar Lampung. Pasalnya ia mendapatkan banyak pengalaman baru.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved