Liputan Khusus
Harga Santan di Lampung Meroket, Naik Dua Kali Lipat
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati menyebut, naiknya harga santan disebabkan kelangkaan buah kelapa.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Sementara Supardi, pedagang santan kelapa di Pasar Untung Suropati mengatakan, jika harga santan kelapa di kedai miliknya kini berkisar Rp 28 ribu per kilogram.
"Kalau santan per kilonya Rp 28 ribu. Harganya naik sejak Natal tahun lalu. Sebelum itu paling mahal Rp 20 ribu. Kalau kelapa bulat saya jual Rp 7.000 yang kecil sampai Rp 10 ribu, tergantung ukuran," imbuhnya.
Adapun harga kelapa parut, Supardi jual Rp 14 ribu per kilogram. Dia menjelaskan, jika ia mengambil kelapa dari Kabupaten Pesawaran. Menurut Supardi, ia terpaksa menjual tinggi untuk bertahan.
"Kalau engak berani ngimbangin harga, ya kita gak bisa dagang," jelasnya.
Pedagang lainnya di Pasar Pasir Gintung, Rina mengungkapkan hal yang sama. "Kalau santan murni sudah jadi harganya Rp 30 ribu. Ini naik terus sejak seminggu mau puasa. Harga kelapa biasanya Rp 7.000, sekarang bisa Rp 9.000-10 ribu," tuturnya. (Tribunlampung.co.i/ Hurri Agusto)
| 695.962 Usaha Sudah Pakai QRIS, di Lampung Tumbuh 27,80 Persen per Tahun |
|
|---|
| Kendaraan ODOL Picu Jalan yang Sudah Diperbaiki di Lampung Cepat Rusak |
|
|---|
| Gubernur Lampung Target Jalan Mantap 98 Persen Lima Tahun ke Depan |
|
|---|
| Pemprov Lampung Targetkan 52 Ruas Jalan Diperbaiki Tahun Ini |
|
|---|
| Dulu Kubangan Kini Beton, Progres Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Harga-santan-kelapa-di-Lampung-meroket-naik-dua-kali-lipat.jpg)