Mahasiswa FEB Unila Meninggal

Ibu Mahasiswa Unila Korban Diksar Maut Tak Hadiri Ekshumasi

Ibu Korban, Wirna Wani tidak menghadiri ekshumasi tersebut dan hanya ayah dari Pratama Wijaya.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
TAK HADIRI EKSHUMASI - Kuasa hukum korban diksar maut Mahepel FEB Unila dari LBH Sungkai Bunga Mayang, Icen Amaterly (kiri) saat diwawancarai awak media di TPU Beringin Raya, Bandar Lampung, Senin (30/6/2026). Ibunda Pratama Wijaya tak hadiri pembongkaran makam. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Makam Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Mahepel FEB Unila), Pratama Wijaya Kusuma dibongkar atau ekshumasi, Senin (30/6/2025). 

Ibu Korban, Wirna Wani tidak menghadiri ekshumasi tersebut dan hanya ayah dari Pratama, Abqori yang datang didampingi kuasa hukum dari LBH Sungkai Bunga Mayang. 

Abqori yang mengenakan kemeja panjang biru dongker ini menyaksikan makam anaknya dibongkar oleh tim forensik RS Bhayangkara. 

Kuasa Hukum LBH Sungkai Bunga Mayang, Icen Amaterly mengatakan, ibu korban tidak hadir dalam proses ekshumasi di TPU Beringin Raya blok F tersebut. 

Icen mengatakan, pihaknya menghadiri pelaksanaan ekshumasi yang dilakukan oleh tim forensik RS Bhayangkara Polda Lampung.

"Proses forensik tengah dilakukan, pembongkaran memakan waktu hingga 3 jam lamanya, benar hanya ayah korban yang datang dan sementara ibu tidak ada," kata Kuasa Hukum Korban, dari LBH Sungkai Bunga Mayang, Icen Amaterly saat diwawancarai awak media di TPU Beringin Raya, Kota Bandar Lampung, Senin (30/6/2025). 

Ia mengatakan, pihaknya menegaskan apapun hasil ekshumasi ini tidak melepaskan tindak kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Dikatakannya, sampai saat ini tahap penyelidikan dan mungkin setelah dari ekshumasi tersebut maka akan naik penyidikan. 

"Jadi semua itu telah diserahkan kepada Polda Lampung dalam mengungkap perkara tersebut," ujarnya.

Adapun hasil ekshumasi tidak lepas peran senior dan alumni Mahepel FEB Unila yang melakukan tindakan hingga meninggalnya korban. 

Nantinya hasil investigasi tersebut untuk direkomendasikan terkait tindak kekerasan oleh pelaku kepada penyidik Polda Lampung.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved