Berita Lampung

Wisatawan Bisa Cari Souvenir Khas Lampung di Akfar Tapis, Harga Terjangkau

Oleh karena itulah pengunjung wisata di Lampung seharusnya tidak lupa membawa oleh-oleh souvenir khas daerah Sai Bumi Ruwa Jurai.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
SOUVENIR - Salah satu tempat untuk mencari souvenir khas Lampung ada di Akfar Tapis Lampung, yang berlokasi di Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung. Pemilik Akfar Tapis Lampung Sohibul Mustangin mengungkap harga souvenirnya terjangkau. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Provinsi Lampung bakal diserbu wisatawan luar daerah dan mancanegara selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Oleh karena itulah pengunjung wisata di Lampung seharusnya tidak lupa membawa oleh-oleh souvenir khas daerah yang mempunyai semboyan Sai Bumi Ruwa Jurai.

Sai Bumi Ruwa Jurai atau kadang ditulis Sang Bumi Ruwa Jurai yang berarti Satu Bumi Dua Jurai, melambangkan kesatuan masyarakat Lampung yang terdiri dari dua kelompok adat utama (Pepadun dan Saibatin) dalam satu wadah tanah Lampung yang beragam, mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan keragaman etnis yang harmonis.

Sebagai daerah yang memiliki banyak tempat wisata, terdapat pula lokasi penjualan souvenir yang layak jadi oleh-oleh dari Lampung

Salah satu tempat untuk mencari souvenir khas Lampung ada di Akfar Tapis Lampung, berlokasi di Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Pemilik Akfar Tapis Lampung, Sohibul Mustangin mengatakan pihaknya membuat berbagai souvenir khas Lampung mulai dari kerajinan kain hingga aksesoris khas Lampung.

"Kita buat berbagi souvenir khas Lampung mulai dari kerajinan kain. Peci Khas Lampung. Akesesoris seperti tas dan dompet bermotif tapis Lampung," ujarnya, saat ditemui sedang menjual souvenir khas Lampung, di acara wisuda Kampus Universitas Malahayati, Sabtu (13/12/2025).

Ia mengaku bisa membawa ratusan souvenir jika ada wisuda kampus.

"Kalau ada wisudaan kampus gini kita bawa bermacam-macam jenis. Mulai dari kain, peci aksesoris. Souvenir khas Lampung lainnya.  Peci kita bisa bawa nyampe 800-an pcs. Terus tas-tasnya juga bisa nyampe 60-an pcs. Ada yang 20-an, kalau tas-tas yang berukuran besar. Tergantung barangnya masih ready atau nggak," ujarnya.

"Kebetulan tadi malam saya ngejar 60 pcs tas karena untuk acara wisuda Kampus Universitas Malahayati. Karena kemarin kehabisan di acara wisuda di Darmajaya," sambungnya.

Souvenir yang ia jual juga terbilang cukup terjangkau. Untuk harga peci bervariatif mulai dari Rp 85 ribu, Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu. Kalau tas ada yang harga Rp 100 ribu. Ada yang harga Rp 150 ribu. Ada juga yang harga Rp 250 ribu. Kalau yang besar ini ada yang Rp 300 ribu.

Ia mengaku jika berjualan di acara wisuda bisa dapat untung yang lumayan banyak."Dalam sehari kalau ada acara wisuda, kadang kalau rame banget yang beli bisa sampe 200 pcs. Sesepinya mungkin 100 pcs. Mungkin bisa Rp 3 jutaan," ujarnya.

Ia mengaku sudah delapan tahun mengerajin dan berjualan tapi khas Lampung. "Untuk berjualan ini udah 8 tahun lah. Kita bikin sendiri. Kita ada tokonya namanya Akfar Tapis Lampung, yang berlokasi di Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung. Yang mau beli langsung aja kesana atau bisa menghubungi ke nomor 0821 77834770," ujarnya.

Menurutnya, peminat souvenir khas Lampung ini banyak sekali. "Dari luar daerah banyak sekali peminatnya. Apalagi kalau peci-peci ini, banyak peminatnya," ujarnya.

"Ada dari Medan, Kalimantan, dan Sulawesi. Dari Palembang juga ada," sambungnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved