Mudik Lebaran
Pertamina Siap Jemput Bola, Antar BBM ke Pemudik Terjebak Macet
Pertamina menyiagakan layanan 'jemput bola' berupa 7 unit Motoris untuk mengantarkan BBM ke lokasi kendaraan yang terjebak macet.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pertamina menyiagakan layanan 'jemput bola' berupa 7 unit Motoris untuk mengantarkan BBM ke lokasi kendaraan yang terjebak macet, serta 2 unit Kiosk Pertamina di titik-titik yang jauh dari SPBU reguler.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi menyebut bahwa seluruh operasional ini dijalankan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh negara.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sebagai badan usaha yang ditugaskan menjalankan pendistribusian BBM sesuai dengan kuota serta ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, guna memastikan penyaluran BBM berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Terkait penetapan kuota BBM, hal tersebut merupakan kewenangan dan kebijakan pemerintah," ujar Rusminto, Rabu (18/2/2026).
Selain layanan energi, tersedia pula fasilitas Serambi MyPertamina di Dermaga Eksekutif Bakauheni sebagai pusat layanan kesehatan ringan dan area istirahat bagi keluarga pemudik.
Pertamina juga menjamin distribusi di wilayah terpencil melalui pilar Layanan Remote Area.
Baca Juga Mudik Lebaran 2026, Pertamina Siagakan 96 SPBU di Lampung Gerbang Utama Sumatera
Rusminto mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu mencari informasi jika menemui kendala selama perjalanan mudik.
"Jika masyarakat membutuhkan informasi terkait produk dan layanan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center," ujarnya.
PT Pertamina menyiagakan 96 SPBU Siaga, 7 unit Motoris, dan 7 unit Mobile Storage untuk mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi prediksi lonjakan konsumsi BBM jenis gasoline (bensin) sebesar 36 persen di wilayah Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.
Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 dijadwalkan mulai bertugas secara intensif pada periode 5 Maret-5 April 2026 mendatang.
Fokus utama Satgas adalah menjamin ketersediaan BBM dan elpiji di sepanjang jalur mudik, termasuk Jalur Lintas Tengah (32 SPBU), Jalur Lintas Timur (27 SPBU), Jalur Lintas Barat (24 SPBU), dan Jalur Tol Trans Sumatera (11 SPBU).
Berdasarkan dokumen persiapan Satgas RAFI, kenaikan konsumsi bensin sebesar 36 persen berbanding terbalik dengan tren konsumsi BBM jenis gasoil (solar).
Permintaan solar justru diprediksi mengalami penurunan sebesar 16 persen, yang dipicu oleh adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa arus mudik dan balik.
Sementara itu, permintaan elpiji subsidi 3 kg diperkirakan naik 11 persen.
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pertamina-siap-jemput-bola-antar-BBM-ke-pemudik-terjebak-macet.jpg)