Berita Lampung
Aksi Berani Walpri Wali Kota Bandar Lampung Tangkap Ular Sanca di Kantor Perkim
Kepanikan pegawai sempat terjadi di kantor Disperkim Kota Bandar Lampung saat seekor ular sanca sepanjang dua meter tiba-tiba muncul di area parkir.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Ular sanca kembang ±2 meter muncul di parkiran Disperkim Kota Bandar Lampung, Selasa (31/3/2026).
- Kemunculan usai hujan memicu kepanikan pegawai. Walpri Wali Kota, Aditoro, bantu tangkap ular pakai bambu.
- Ular sempat menuju pohon beringin, namun berhasil dikendalikan, dan dibawa ke Damkar untuk penanganan lanjut.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Aktivitas siang di kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung awalnya berjalan seperti biasa.
Pegawai lalu lalang di area parkir, sebagian kembali ke ruang kerja setelah makan siang.
Namun suasana itu mendadak berubah tegang ketika seseorang berteriak menunjuk ke arah tanah di dekat pepohonan.
Dari celah-celah lahan parkir, seekor ular sanca kembang muncul perlahan. Tubuhnya panjang, diperkirakan sekitar dua meter dengan bobot hampir lima kilogram.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Warga Histeris Ketakutan Ada Ular Piton Besar di Bawah Tumpukan Kayu Belakang Rumah
Kemunculan reptil tersebut langsung memicu kepanikan. Beberapa pegawai memilih menjauh sambil terus memperhatikan pergerakan ular, sementara yang lain berteriak memberi peringatan agar orang-orang di sekitar tidak mendekat.
Ular itu terlihat bergerak pelan menuju sebuah pohon beringin yang berdiri di pinggir area parkir.
Diduga, hewan tersebut keluar setelah hujan lebat yang sebelumnya mengguyur kawasan itu, mencari tempat yang lebih kering untuk berlindung.
Di tengah suasana yang sempat membuat heboh itu, seorang pria maju mendekat. Ia adalah Aditoro, pengawal pribadi (Walpri) Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
Tanpa menunggu lama, Aditoro bersama seorang petugas cleaning service mengambil dua batang bambu yang ada di sekitar lokasi.
Keduanya kemudian mencoba mengarahkan ular agar tidak naik ke pohon beringin yang memiliki banyak celah dan akar, yang bisa membuat proses penangkapan jauh lebih sulit.
Dengan langkah hati-hati, mereka menghalau pergerakan ular sambil tetap menjaga jarak aman.
Ketegangan sempat terasa ketika ular mencoba mencari celah untuk bersembunyi di antara akar-akar pohon.
Namun, koordinasi keduanya membuat ular itu akhirnya berhasil dikendalikan sebelum sempat masuk ke bagian pohon yang lebih sulit dijangkau.
Proses penangkapan dilakukan secara manual. Dengan bantuan bambu, ular berhasil dilumpuhkan tanpa harus mendekat terlalu berisiko.
| Bupati Pringsewu Tegaskan Sertifikasi Halal Kini Wajib, Bukan Pilihan |
|
|---|
| DPRD Ingatkan Pelaku Industri Tidak Manipulasi Timbangan saat Harga Singkong Tinggi |
|
|---|
| Obat Malaria di Pesawaran Tersedia, Diskes Akui Stok Terbatas di Lapangan |
|
|---|
| Jenis Usaha Koperasi KMP Bandar Lampung Menyesuaikan Kebutuhan Pokok Masyarakat |
|
|---|
| Sopir Truk Dikeroyok 2 Pelaku di Jalinsum Lampung Tengah, Alami Luka Lebam di Wajah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Aksi-Berani-Walpri-Wali-Kota-Bandar-Lampung-Tangkap-Ular-Sanca-di-Kantor-Perkim.jpg)