Berita Lampung
BPBD Pringsewu Latih Karyawan BRI Hadapi Puting Beliung, Simulasi Bencana Digelar di Kantor Cabang
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalkan risiko dan dampak apabila bencana terjadi sewaktu-waktu.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu memperkuat upaya kesiapsiagaan bencana dengan menggelar sosialisasi dan simulasi penanggulangan angin puting beliung bersama Bank BRI Cabang Pringsewu, Rabu (16/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalkan risiko dan dampak apabila bencana terjadi sewaktu-waktu.
Simulasi yang digelar di gedung dan area parkir Kantor BRI Cabang Pringsewu tersebut melibatkan seluruh pegawai, termasuk petugas keamanan.
Kegiatan ini juga difasilitasi tim BPBD dari unsur Satuan Tugas Penanggulangan Bencana, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Damkarmat), yakni Agus Purnomo, Angga Bagus Saputra, dan Fendi Rachmadi.
Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kabupaten Pringsewu Agus Purnomo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi kebencanaan yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.
“Selama ini secara teori mungkin sudah dipahami, tetapi saat kejadian sering muncul kepanikan. Melalui simulasi ini, peserta dilatih untuk mengetahui tindakan yang tepat, mulai dari posisi aman seperti duduk dan berlindung hingga melakukan evakuasi mandiri melalui jalur yang telah disepakati,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh pegawai menjadi langkah penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan kerja.
“Harapannya kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di kantor cabang, tetapi juga di seluruh unit layanan, sehingga kesiapsiagaan benar-benar menjadi budaya,” tambahnya.
Dalam simulasi tersebut, para peserta mempraktikkan skenario saat terjadi angin puting beliung. Pegawai diarahkan untuk segera mengamankan diri, menjauhi area berisiko, serta mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan.
Tujuan utama simulasi ini adalah agar pegawai tetap tenang, tidak panik, serta mampu merespons secara cepat dan tepat dalam situasi darurat.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Pringsewu Budiono Napitupulu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut secara berkala dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko di lingkungan kerja.
“Kegiatan ini penting agar seluruh pegawai, baik di kantor cabang maupun unit, tidak panik ketika terjadi bencana. Secara teori sudah dipahami, tetapi dalam kondisi nyata sering kali muncul kepanikan. Dengan adanya simulasi ini, kita bisa belajar melakukan mitigasi risiko dan mengurangi kepanikan,” katanya.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan BPBD menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi potensi bencana, khususnya angin kencang atau puting beliung.
Melalui kegiatan ini, kesadaran akan potensi bencana di lingkungan kerja diharapkan semakin meningkat di berbagai sektor, termasuk perbankan. Dengan kesiapan yang baik, dampak bencana dapat diminimalkan serta keselamatan individu lebih terjamin.
Tribunlampung.co.id / Oky Indrajaya
| Buron 15 Hari, Adik Ipar Kepala Kampung di Lampung Tengah Ditangkap Seusai Bacok Korban di Way Lunik |
|
|---|
| Wali Kota Bandar Lampung Beri Bantuan Korban Banjir Uang Tunai dan Beras |
|
|---|
| Satpam SMAN 1 Banjaran Hilang Hanyut Saat Menolong Warga di Sungai Cibanjaran |
|
|---|
| Kronologi Pembacokan di Pasar Kopindo, Dipicu Serangan Awal Berujung Luka Parah |
|
|---|
| Ketiadaan CT Scan, RSUD Pesawaran Rujuk Korban Sambaran Petir ke Mitra Husada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/PELATIHAN-Badan-Penanggulangan-Bencana-Daerah-BPBD.jpg)