Berita Lampung

Diduga Korsleting Listrik,  Api Lalap 6 Bedeng di Bandar Lampung 

Diduga korsleting listrik, Kebakaran menghanguskan enam unit bedeng atau rumah indekos di Jalan Ikan Paus Bandar Lampung

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Damkarmat Bandar Lampung
JINAKKAN API - Petugas Damkarmat Bandar Lampung berusaha menjinakkan api yang membakar enam unit bedeng di Jalan Ikan Paus RT 13, Lingkungan I, Kelurahan Pesawahan, TbS, Rabu (27/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran menghanguskan enam unit bedeng atau rumah indekos di Jalan Ikan Paus RT 13, Lingkungan I, Kelurahan Pesawahan, TbS
  • api pertama kali terlihat dari bagian loteng salah satu bedeng sebelum merambat ke bangunan lain
  • kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian atap bedeng nomor 3 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kebakaran menghanguskan enam unit bedeng atau rumah indekos di Jalan Ikan Paus RT 13, Lingkungan I, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/5), sekitar pukul 09.40 WIB.

Peristiwa itu sempat membuat panik warga sekitar karena api cepat membesar di kawasan permukiman padat penduduk.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Arus lalu lintas di sekitar Jalan Ikan Paus juga mengalami kepadatan akibat banyaknya warga yang menyaksikan proses pemadaman.

Ketua RT setempat, Herlina, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian loteng salah satu bedeng sebelum merambat ke bangunan lain.

“Api pertama kali terlihat dari bagian loteng rumah, lalu cepat membesar,” ujar Herlina.

Menurut dia, saat kejadian sebagian besar penghuni sedang berada di luar rumah untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban sehingga tidak ada korban jiwa.

“Rumah memang dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi, tetapi sebelumnya masih ada warga yang duduk di teras rumah,” katanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pukul 09.46 WIB dan langsung menerjunkan sembilan unit mobil pemadam beserta 37 personel ke lokasi.

“Kami mengerahkan sejumlah armada dari beberapa pos siaga untuk mempercepat proses pemadaman agar api tidak meluas ke permukiman lainnya,” ujar Anthoni.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB setelah petugas menghabiskan sekitar 10 tangki air untuk proses pemadaman dan pendinginan.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian atap bedeng nomor 3 milik penghuni bernama Ranta. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Anthoni menyebut luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 x 6 meter dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp125 juta. “Sedikitnya enam kepala keluarga terdampak akibat kebakaran ini,” katanya.

Selain menghanguskan bangunan, api juga membakar berbagai barang berharga milik penghuni, mulai dari dokumen penting, perabot rumah tangga, perangkat elektronik, hingga emas dan uang tunai.

Bedeng nomor 1 mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok dengan kerugian sekitar Rp25 juta.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved