Berita Lampung

Warga Mujirahayu Lampung Tengah Makin Semangat Perbaiki Jalan

Semangat gotong royong warga Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah dalam memperbaiki infrastruktur kian solid. 

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
PERSIAPAN - Amar Maruf, warga Kampung Muji Rahayu, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, menjelaskan persiapan aksi gotong royong perbaikan jalan, Kamis (14/5/2026). 

Warga lainnya, Tini Sunariati, mengatakan gagasan perbaikan jalan mulai dibicarakan sejak Ramadan 2026.

Awalnya, warga hanya berencana menimbun lubang jalan agar akses silaturahmi saat Idul Fitri tidak terganggu.

"Kegiatan ini sudah direncanakan sejak Ramadhan kemarin. Masyarakat mulai menginisiasi penggalangan dana untuk penimbunan jalan menggunakan batu besar dan sabes," kata Tini, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, kondisi jalan saat itu sangat memprihatinkan.

Kontur jalan berupa tanah menurun dan licin kerap memicu kecelakaan serta menyulitkan mobilitas warga.

Karena itu, masyarakat sepakat melakukan patungan secara sukarela demi memperbaiki jalan yang selama ini dinilai diabaikan.

Awalnya, kata Tini, seorang warga menyumbangkan tiga truk pasir.

Donasi itu kemudian memantik semangat warga lain untuk ikut membantu, baik dalam bentuk uang maupun material bangunan seperti semen dan batu.

"Dari awalnya hanya tiga rit pasir, donasi dari masyarakat terus bergulir. Tidak hanya uang, tapi juga bahan-bahan untuk pengecoran jalan. Kami menyebutnya bantuan suka-suka," ujarnya.

Dana swadaya yang terkumpul bahkan disebut mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Seluruh biaya digunakan untuk pembelian material, penimbunan jalan berlubang, hingga proses pengecoran.

Perbaikan dilakukan bertahap. Sebelum dicor, jalan terlebih dahulu ditimbun batu agar lubang tertutup dan struktur jalan lebih kuat.

Setelah Lebaran, warga Dusun 1 mulai melakukan pengecoran sepanjang 40 meter dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter.

Video proses pengecoran itu kemudian viral di media sosial.

Pengerjaan jalan dilakukan selama sekitar satu bulan. Selama proses berlangsung, akses jalan sempat ditutup agar hasil pengecoran maksimal.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved