Berita Lampung
Bukan Cuma Angka Makro, Dewan Desak Pemprov Lampung Benahi Pelayanan Publik
Pansus DPRD Lampung sodorkan rapor kritis LKPJ 2025 ke Pemprov. Soroti masalah aset mangkrak hingga kompetensi buruh lokal yang butuh sentuhan.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Menurut Mirza, pembahasan LKPJ menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Proses ini bukan semata agenda administratif tahunan, tetapi menjadi ruang evaluasi bersama atas berbagai ikhtiar pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Mirza.
Ia menilai berbagai catatan, pandangan, serta rekomendasi yang disampaikan DPRD mencerminkan komitmen bersama agar setiap kebijakan dan program pembangunan semakin tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Mirza juga menegaskan hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan kemitraan kelembagaan yang sehat dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
“Dalam dinamika pemerintahan daerah, perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar, namun tujuan kita tetap sama, yaitu menghadirkan pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” katanya.
Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Lampung disebut terus berupaya menjaga kesinambungan pembangunan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ekonomi masyarakat, hingga menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik.
Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong pengembangan UMKM, penguatan investasi daerah, ketahanan pangan, serta pembangunan sektor unggulan daerah sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.
Mirza menegaskan seluruh rekomendasi DPRD akan menjadi referensi penting dalam penyusunan langkah perbaikan kebijakan dan efektivitas pembangunan daerah ke depan.
“Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, rekomendasi DPRD bukan hanya bagian dari mekanisme formal pemerintahan, melainkan bentuk kontribusi strategis yang memperkaya perspektif dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
| Pengakuan 3 Maling Motor Seusai Ditangkap, Hasil Curian untuk Beli Miras dan Sabu |
|
|---|
| Peringatan Wagub Jihan! OPD Diminta Tak Lagi Jalankan Program Gugur Kewajiban |
|
|---|
| Tol Lampung Bebas Macet, Skema Delay System Diusulkan Raih Penghargaan Presiden |
|
|---|
| Kemenag Lampung Tegaskan Program ZIS Tak Ada Paksaan, Sebut untuk Kemaslahatan Umat |
|
|---|
| Tangis Orang Tua di Lampung Tengah Pecah Saat 26 Pelajar Bawa Sajam Digiring ke Kantor Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tarian-Adat-Hingga-Potong-Tumpeng-Warnai-Sidang-Paripurna-HUT-Provinsi-Lampung-ke-62.jpg)