Idul Adha 2026

Jelang Idul Adha, Pemerintah Kota Metro Pastikan Seluruh Hewan Kurban Sehat

Dinas terkait telah memeriksa seluruh hewan ternak yang akan digunakan untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1447 Hijriah. 

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
SAPI KURBAN - Seekor sapi jantan jenis Limousin berbobot raksasa, yakni 1.124 kilogram atau lebih dari 1,1 ton, asal Kota Metro, Lampung, resmi dipinang oleh Presiden RI untuk menjadi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau Juni 2026 mendatang, Selasa (19/5/2026). (Fajar Ihwani Sidiq) 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Metro melalui dinas terkait memeriksa seluruh hewan ternak jelang Idul Adha 1447 H
  • Pemeriksaan meliputi antemortem dan postmortem untuk memastikan kesehatan dan kelayakan kurban
  • Sinau Farm menyatakan seluruh sapi telah dinyatakan sehat oleh petugas

Tribunlampung.co.id, Metro - Pemerintah Kota Metro melalui dinas terkait telah memeriksa seluruh hewan ternak yang akan digunakan untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1447 Hijriah. 

Pemeriksaan kesehatan dilakukan di sejumlah peternakan guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan bebas dari penyakit menular. 

Pengawasan tersebut meliputi pemeriksaan antemortem dan postmortem oleh petugas kesehatan hewan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas ternak di Kota Metro.

Salah satu peternakan yang telah menjalani pemeriksaan yakni Sinau Farm di Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. 

Pemeriksaan antemortem dilakukan dengan mengecek kondisi fisik sapi, mulai dari usia ternak melalui pemeriksaan gigi hingga kesehatan tubuh secara menyeluruh. 

Sedangkan pemeriksaan postmortem difokuskan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit maupun parasit seperti fasciola atau cacing hati, pneumonia pada paru-paru, serta paramphistomum atau cacing lambung.

Pemilik Sinau Farm, Muhammad Ashari, mengatakan seluruh sapi di peternakannya telah dinyatakan sehat oleh petugas dari Dinas Peternakan Kota Metro.

“Alhamdulillah seluruh ternak kami sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dinas terkait dan hasilnya sehat semua, sehingga siap untuk kebutuhan kurban Idul Adha tahun ini,” ujar Ashari, Senin (25/5/2026).

Ia menyebutkan, salah satu sapi unggulan milik Sinau Farm bahkan terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia pada Idul Adha 2026. Sapi jantan jenis limosin bernama “Si Tole” tersebut memiliki bobot lebih dari satu ton dan dibeli dengan harga Rp118 juta.

Menurut Ashari, perawatan sapi berbobot jumbo membutuhkan perhatian khusus, terutama untuk menjaga kekuatan kaki dan sistem pencernaan hewan. Karena itu, peternak memberikan tambahan sodium pada pakan guna mencegah asidosis serta gangguan kaki akibat beban tubuh yang berat.

Selain perawatan pakan, Sinau Farm juga menerapkan sistem biosekuriti secara ketat untuk mencegah penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

“Penyemprotan desinfektan dilakukan secara rutin di area kandang, termasuk kepada pekerja dan tamu yang masuk ke lokasi peternakan,” katanya.

Menjelang Idul Adha 2026, permintaan hewan kurban di Sinau Farm meningkat signifikan. Hingga saat ini, jumlah pesanan tercatat mencapai sekitar 150 ekor sapi dengan pemesan yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari wilayah Lampung hingga luar provinsi seperti Tangerang dan Lahat, Sumatera Selatan. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved