Tribun Pesawaran

Pemkab Pesawaran Turunkan Alat Berat Normalisasi Sungai Penyebab Banjir

Pemkab Pesawaran menerjunkan alat berat, eskavator untuk menormalisasi Sungai Way Semah.

Tribunlampung.co.id/Didik
Alat berat yang digunakan untuk membersihkan lumpur-lumpur di jalan sedang beroperasi. Pemkab Pesawaran Turunkan Alat Berat Normalisasi Sungai Penyebab Banjir 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menerjunkan alat berat, eskavator untuk menormalisasi Sungai Way Semah.

Mengingat air sungai tersebut sempat meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah desa Bumi Andan Jejama, Kamis, 23 Januari 2020 kemarin.

Eskavator tiba di Kecamatan Gedongtataan pada Jumat, 24 Januari 2020 malam.

"Hari ini (Sabtu) sudah mulai bisa melakukan normalisasi Sungai Way Semah," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, Sabtu, 25 Januari 2020.

Sebelum eskavator tersebut tiba, Kesuma mengatakan, sejak Jumat pagi, juga sudah menerjunkan empat alat berat.

7 Desa di Pesawaran Terendam Banjir, Ketinggian Air hingga 2 Meter

Pemkab Salurkan Bantuan Sembako hingga Air Bersih Kepada Korban Banjir Pesawaran

4 Mobil Terjebak Longsor di TNBBS, Begini Kondisi Penumpang Saat Ini

BREAKING NEWS Jalan Liwa-Krui Lumpuh Total Akibat Longsor

Satu diantaranya di daerah hulu sungai dan tiga lagi berada di Kecamatan Gedongtataan.

Selain untuk menormalisasi sungai, menurut Kesuma, dua diantara alat berat digunakan untuk mengeruk lumpur yang ada di jalan-jalan

Dia menargetkan, keberadaan alat berat yang digunakan buat membersihkan lumpur dan kotoran di jalan paling lama satu minggu.

Kemudian yang dipakai untuk menormalisasi sungai belum bisa diprediksi sampai kapan.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar.

Dia mengungkapkan, tim tanggap darurat bencana juga telah mendirikan posko kesehatan dan dapur umum. Pendirian posko di titik-titik banjir.

Sejumlah bantuan telah digulirkan seperti air bersih, nasi bungkus, beras sekitar 2 ton, air mineral, mie instan, selimut dan obat-obatan.

Pemkab masih menginventarisir nilai kerugian yang diakibatkan oleh banjir.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh desa di Kabupaten Pesawaran dilanda banjir, Kamis, 23 Januari 2020 dini hari.

Kepala BPBD Pesawaran Mustari mengungkapkan, banjir tersebut terjadi akibat hujan lebat turun di wilayah Bumi Andan Jejama sejak, Rabu, 21 Januari 2020 sore.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved