Tribun Bandar Lampung

Ada Dugaan Maladministrasi, Ombudsman Beri Waktu 14 Hari untuk Gubernur Evaluasi RSUDAM

Ombudsman RI Perwakilan Lampung memberikan waktu 14 hari kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengevaluasi RSUDAM Bandar Lampung.

Ada Dugaan Maladministrasi, Ombudsman Beri Waktu 14 Hari untuk Gubernur Evaluasi RSUDAM
tribunlampung.co.id/ahmad robi
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf saat menggelar konfrensi pers terkait dugaan maladministrasi yang terjadi di RSUDAM, Selasa (11/2/2020). Ombudsman memberikan waktu 14 hari kepada Gubernur Lampung untuk mengevaluasi RSUDAM. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ombudsman RI Perwakilan Lampung memberikan waktu 14 hari kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengevaluasi RSUDAM Bandar Lampung.

Tenggat waktu tersebut diberikan Ombudsman terkait dengan dugaan maladministrasi yang dilakukan RSUDAM terhadap pasien hingga menyebabkan nyawa melayang.

M Rezki Mediansori (21), warga Desa Palaspasemah, Palas, Lampung Selatan, meninggal dunia di RSUDAM pada Senin (10/2/2020).

Diduga M Rezki ditelantarkan oleh pihak manajemen rumah sakit pelat merah tersebut karena menggunakan BPJS Kesehatan.

Kepala Ombudsman Ri Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf mengungkapkan, sudah berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan pihak RSUDAM.

 Pasien Meninggal Diduga Ditelantarkan di RSUDAM, Video Keluarga Pasien Marah-marah Beredar di Medsos

 Debt Collector di Lampung Tewas Ditikam Tetangga, Istri: Nyawa Dibayar Nyawa

 Anak Krakatau 10 Kali Gempa Letusan 2 Hari Terakhir, Warga Dilarang Dekati Radius 2 Kilometer!

BREAKING NEWS Modus Catut Nama Wali Kota Bandar Lampung, 2 Pria Hipnotis IRT lalu Tukar Emasnya

Ombudsman, lanjut Nur Rakhman Yusuf, memberikan waktu 14 hari kepada Pemprov Lampung untuk melakukan evaluasi internal sebelum kemudian akan ditentukan langkah korektif untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami memberikan waktu dalam 14 hari ke depan untuk kemudian Gubernur (Arinal Djunaidi) dapat menyampaikan hasil evaluasi internal tersebut," kata Nur Rakhman Yusuf dalam jumpa pers di kantor Ombudsman RI perwakilan Lampung, Selasa (11/2/2020).

"Dari situ (hasil evaluasi internal) baru kemudian akan kami tentukan apa tindak lanjut langkah-langkah yang akan dilakukan,” imbuh Nur Rakhman Yusuf.

Menurut Nur Rakhman Yusuf, kejadian serupa tidak hanya baru kali ini terjadi, sehingga memantik perhatian publik.

“Karena ini sudah yang kesekian kalinya, pelayanan RSUDAM dikeluhkan pasien," tegas Nur Rakhman Yusuf.

Halaman
1234
Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved