Tribun Bandar Lampung

Melongok Warga Binaan Lapas Narkotika, Setiap Hari Wajib Salat Berjamaah

Saat Tribunlampung.co.id berkesempatan melongok aktivitas mereka, Selasa (25/2/2020), nampak ratusan warga binaan antusias mengikuti arahan konselor.

Melongok Warga Binaan Lapas Narkotika, Setiap Hari Wajib Salat Berjamaah
tribulampung.co.id/sulis setia m
Kegiatan para warga binaan di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung nampak mengikuti kelas therapeutic community (TC) di ruang Blok E berukuran sekitar 50 x 20 meter persegi.

Kegiatan TC ini adalah satu dari banyaknya kegiatan terapi sosial maupun terapi medis yang diberikan di Rutan Way Hui tersebut.

Saat Tribunlampung.co.id berkesempatan melongok aktivitas mereka, Selasa (25/2/2020) siang, nampak ratusan warga binaan antusias mengikuti arahan dari konselor.

Bahkan para warga binaan yang membentuk kelompok-kelompok kecil, di mana dalam satu kelompok terdiri dari 20 orang ini, terlihat melakukan aktivitas mandiri tanpa adanya pendampingan langsung.

Di antaranya, ada yang melakukan gerakan olahraga ringan bersama.

Bupati Nonaktif Lampura Cukur Gundul Masuk Way Huwi, Ditempatkan di Tahanan Ukuran 4x4 Meter

Guru Ngaji Ditangkap Polisi karena Buka Gelanggang Sabung Ayam di Rumah

Penemuan Mayat dengan Leher Nyaris Putus di Lampura, Ayah Korban Ungkap Kekhawatiran Sang Istri

Penampakan Bupati Nonaktif Lampura Tiba di Rutan Way Huwi Lampung

Sementara di sudut lainnya, ada yang meneriakkan yel-yel motivasi hingga ada yang saling bercerita antarsesama warga binaan dengan konselor yang mendampingi di sisi lain.

Saat jeda waktu istirahat, Tribunlampung.co.id mencoba berbincang dengan salah seorang warga binaan, Azhari.

Azhari mengungkapkan, sudah berada di lapas Way Huwi sejak 2017 lalu.

Sebelumnya, Azhari 'mondok' di lapas Kalianda sejak Tahun 2013.

Mengenakan peci bulat, pria berkulit sawo matang ini mengaku, penyebabnya sampai menjalani hari-hari di rutan lantaran menjadi kurir dan pemakai ganja.

Halaman
1234
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved