Tribun Pringsewu

Dua Gadis Diduga Korban Trafficking, Diimingi Gaji Rp 6 Juta Bekerja di Tempat Spa

Dua perempuan muda usia belasan tahun di Kabupaten Pringsewu diduga menjadi korban perdagangan orang. Keberadaan korban diungkap LPA Pringsewu.

Dua Gadis Diduga Korban Trafficking, Diimingi Gaji Rp 6 Juta Bekerja di Tempat Spa
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Perdagangan orang. Dua Gadis Diduga Korban Trafficking, Diimingi Gaji Rp 6 Juta Bekerja di Tempat Spa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dua perempuan muda usia belasan tahun di Kabupaten Pringsewu diduga menjadi korban perdagangan orang.

Keberadaan korban tersebut diungkap Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pringsewu, Senin (23/3/2020).

Bidang Advokasi Hukum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pringsewu Siwi Lestari mengungkapkan, keduanya beinisial E (16) dan M (18).

"Keduanya sudah kami fasilitasi kembali ke rumahnya masing-masing," kata Siwi, kemarin.

Dia menceritakan, keberadaan dua korban ini bermula dari pegiat perlindungan anak di Jawa Timur yang mendapati keduanya berada di Bandara di Surabaya.

Polda Lampung Tangkap 6 Orang yang Diduga Lakukan Praktik Human Trafficking di Jagabaya II

Ketua RT Mengaku Pemilik Rumah yang Digerebek Terkait Human Trafficking Sering Antar Orang Cacat

Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan, Lampung Sweeping Community Bikin Gerakan Bersihkan Pantai

Pengambilan Ijazah di Unila Dibatasi 20 Orang, Upaya Pencegahan Virus Corona di Lingkungan Kampus

Keduanya sempat diduga sebagai pelaku pencurian handphone yang kabur dari Ambon.

Keduanya diperkirakan lari dari tempat panti pijat di Kota Ambon, tempat mereka bekerja.

Siwi menuturkan bila kedua perempuan di bawah umur ini bisa berada di Ambon setelah berkenalan dengan seorang pria berinisial G di Kabupaten Pringsewu.

Setelah itu, G memperkenalkan keduanya kepada Re, warga Kecamatan Adiluwih. Oleh Re E dan M diajak bekerja ke tempat spa di Ambon.

Keduanya pun dijanjikan gaji Rp 6 juta dan insentif setiap memijat satu orang sebesar Rp 60 ribu.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved