Pembunuhan di Lampung Tengah
BREAKING NEWS Tak Terima Disuruh Lunasi Utang, Pemuda di Way Seputih Nekat Habisi Pemilik Warung
seorang pemuda di Kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih bernama Ribut (27), nekat membunuh pemilik warung.
Penulis: syamsiralam | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEPUTIHBANYAK - Tidak terima disuruh bayar utang oleh pemilik, seorang pemuda di Kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih bernama Ribut (27), justru nekat membunuh pemilik warung.
Kronologi pembunuhan korban Susrini, warga Kampung Sido Bunangun, saat pelaku Ribut mendatangi warung korban sekitar pukul 19.00 WIB, untuk meminta minuman keras.
Karena pelaku masih punya utang sebelumya kepada korban Susrini, kemudian keinginan Ribut untuk kembali mengutang ditolak oleh korban.
Keterangan Ribut kepada penyidik Polsek Seputih Banyak, Senin (11/5/2020), ia kesal karena korban justru menyuruhnya melunasi utang.
"Saya langsung naik pitam, kesal dia (korban) malah minta saya lunasi hutang dulu, baru boleh beli minuman (minuman keras)," terang Ribut di Mapolsek Seputih Banyak.
• Awalnya Cuma Bercanda, 4 Cewek di Bandung Akhirnya Betulan Bunuh Sopir Taksi Online
• Pembunuh Sopir Taksi Online Asal Lampung Ditangkap Saat Jual Ban dan Pelek
• Terdakwa Kasus Korupsi RSUD Pesawaran Taufiq Urrahman Menangis Dituntut 2 Tahun Penjara
• Marak Tindak Kriminal Jelang Idul Fitri, Komisi I DPRD Lampung Akan Panggil Polda untuk Hearing
Karena kesal, pelaku langsung masuk ke dalam warung dengan membawa balok kayu.
Setelah itu, balok dipukulkan ke kepala korban.
"Saya pukul (kepala korban) di bagian depan sebanyak dua kali, dan bagian belakang sebanyak satu kali," jelas Ribut alias Kemin.
Melihat korban terkapar, pelaku lalu menyeret tubuh Susrini ke dalam kamar di dalam warung. Setelah itu Ribut meninggalkan warung tersebut.
Begal Asal Lampung Bunuh Sopir Taksi Online, Butuh Uang Biaya Istri Melahirkan
Pelaku begal asal Kemiling, Bandar Lampung membunuh sopir taksi online di Jalan Gurame, Rawamangun, Jakarta Timur ditangkap polisi.
Driver taksi online meninggal dunia setelah berjibaku dengan pelaku hingga loncat dari mobil dan mengalami pendarahan.
Korban adalah seorang sopir taksi online yang juga pengusaha ayam goreng bernama Ade Bachtiar Rifai (35).
Pelaku Irham (23) yang ditangkap polisi akhirnya mengakui perbuatannya.