Breaking News:

Sidang Kasus Dugaan Suap Lampura

JPU KPK Tetap Pikir-pikir dengan Putusan Majelis Hakim Terhadap Bupati Nonaktif Lampura

Pilih pikir-pikir atas putusan hakim, JPU KPK sebut akan lapor ke pimpinan.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Suasana sidang online perkara suap fee proyek Lampung Utara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2020). JPU KPK Tetap Pikir-pikir dengan Putusan Majelis Hakim Terhadap Bupati Nonaktif Lampura. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pilih pikir-pikir atas putusan hakim, JPU KPK sebut akan lapor ke pimpinan.

JPU KPK Taufiq Ibnugroho mengatakan pihaknya tetap menyatakan pikir-pikir lantaran harus melapor ke pimpinan terlebih dahulu.

"Kami menyatakan pikir-pikir karena terhadap putusan tersebut kami harus melaporkan kepada pimpinan terlebih dahulu untuk selanjutnya kami mengambil sikap atau keputusan apakah menerima atau banding terhadap putusan tersebut," kata Taufiq, Kamis 2 Juli 2020.

Disinggung soal putusan hakim sendiri, Taufik mengatakan bahwa pihaknya menghormati putusan yang sudah dibacakan oleh majelis hakim baik terhadap terdakwa Agung Ilmu Mangkunegara, Raden Syahril, Syahbudin dan Wan Hendri.

"Bahwa pertimbangan hukum analisa yuridis penuntut umum telah dijadikan pertimbangan oleh majelis hakim dalam putusannya," tutupnya.

 BREAKING NEWS BNNP Lampung Tangkap 2 Kurir Asal Aceh Bawa 6.969 Butir Ekstasi

 Duka Ayah Korban Lakalantas Bus di Jalan Menuju Pantai di Lamsel, Wisnu: Saya Ikhlas

 BREAKING NEWS Sidang Vonis, Bupati Agung Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara, Raden Syahril 4 Tahun

 Sempat Melawan, Gadis 20 Tahun di Pringsewu Digagahi 2 Kali oleh Kakak Kandungnya di Kamar

Terima Putusan

Sempat pikir-pikir, Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara akhirnya putuskan untuk terima vonis majelis hakim.

Melalui penasIhat hukum, Sopian Sitepu, pihak keluarga Agung Ilmu Mangkunegara telah menerima apa yang menjadi amar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

"Kami tidak bisa lagi menilai terlalu berat atau ringan putusan ini, kami menghormati putusan pengadilan. Kami harus berpikir yang terbaik untuk klien dan keluarga," ujar Sopian, dalam sidang perkara suap fee proyek Lampung Utara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis 2 Juli 2020.

"Alasan kami pikir-pikir (sebelumnya), sebab semua menyangkut keluarga, terutama istri dan anak beliau. Jadi kami akan sampaikan pandangan untung ruginya atas setiap langkah," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved