Curanmor di Lampung Tengah
Wanita Kalirejo Kaget Motornya Raib di Depan Rumah Pedagang Genting
Berdasar keterangan Sulastri kepada penyidik Polsek Kalirejo, motor warna hitam biru itu dicuri pada Kamis (30/4/2020) lalu. Saat itu, korban sedang m
Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIREJO - TT mencuri motor milik Sulastri, warga Kampung Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah.
Selanjutnya motor Honda Beat nomor polisi BE 2153 IF itu berpindah tangan setelah dibeli oleh penadah berinisial MD.
Hal tersebut berdasarkan pengembangan perkara yang dilakukan jajaran Polsek Kalirejo atas laporan nomor LP/175 B/V/2020/Res Lt/Sek Kajo tanggal 1 Mei 2020.
Berdasar keterangan Sulastri kepada penyidik Polsek Kalirejo, motor warna hitam biru itu dicuri pada Kamis (30/4/2020) lalu.
Saat itu, korban sedang membeli genting rumah.
• BREAKING NEWS Polsek Kalirejo Ringkus Pelaku Curanmor di Sendang Agung
• BREAKING NEWS Jadi Penadah Motor Curian, Kakek di Lampung Tengah Diringkus
• Kakek di Pubian Tak Tahu Motor yang Dibelinya Hasil Curian
• Jadi Kadis PUPR di Era Zainudin Hasan, Hermansyah Hamidi Jadi Tersangka Baru
"Waktu kejadian (motor) hilang itu, saya sedang bertamu ke rumah penjual genting di Kampung Poncowarno. Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB," ujar Sulastri, Kamis (16/7/2020).
Saat Sulastri berada di dalam rumah pedagang genting bernama Supri untuk bertransaksi, motornya digasak pencuri.
Menurut korban, kejadian itu hanya berlangsung beberapa menit setelah ia memarkir motornya di teras depan rumah Supri.
"Setelah saya mau balik ke rumah, tiba-tiba motor saya sudah tidak ada lagi di depan rumah Supri. Terus itu saya melapor ke Polsek Kalirejo," jelasnya.
Beli Motor Curian
MD (60), warga Kampung Kota Batu, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, ditangkap polisi karena diduga menjadi penadah motor curian.
Ia membeli motor curian sepeda motor Honda Beat warna hitam seharga Rp 2 juta dari TT pada Juni 2020 lalu.
Kepada penyidik Polsek Kalirejo, MD mengaku saat itu TT menawarkan sepeda motor dengan alasan tidak punya uang.
"Katanya (TT) tidak punya uang. Ia datang ke saya, terus mau jual itu (motor) Rp 2 juta. Karena saya juga butuh motor, terus saya beli," kata MD, Kamis (16/7/2020).
MD menggunakan motor itu setiap hari untuk pergi ke kebun.