Tribun Lampung Barat
Bupati Lambar Parosil Mabsus Tinjau Pelaksanaan KBM Hari Pertama di Beberapa Sekolah
Bupati Lambar Parosil Mabsus bersama Dinas Pendidikan, BPBD, dan Diskominfo Lambar meninjau langsung pelaksanaan KBM hari pertama.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Tim Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Pemkab Lampung Barat (Lambar) melakukan pemantauan secara ketat terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka perdana hari ini, Senin (24/8/2020).
Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Lambar Maidar mengungkapkan, Bupati Lambar Parosil Mabsus bersama Dinas Pendidikan, BPBD, dan Diskominfo Lambar meninjau langsung pelaksanaan KBM hari pertama ini di beberapa sekolah.
"Pak Bupati melakukan pemantauan langsung beberapa sekolah seperti di SDN 1 Purajaya, SMPN 1 Sumber Jaya, dan juga SMPN 1 Sekincau," ungkap Maidar yang juga Kepala BPBD Lambar itu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Diakuinya, pelaksanaan sekolah tatap muka berjalan lancar tanpa hambatan berarti di hari pertama.
• KBM Tatap Muka di Sekolah di Bandar Lampung Diundur, Herman HN: Daring hingga 31 Oktober 2020
• BREAKING NEWS Buron 3 Tahun, Begal Motor di Kalirejo Ditangkap saat Adu Burung di Bandar Lampung
• Hari Indonesia Menabung, Pemprov Lampung Ajak Pelajar Gemar Menabung
• Herman HN Imbau ASN Tak Lakukan Perjalanan Dinas
"Penerapan protokolnya sudah bagus. Semua penyelenggara pendidikan sudsh mengacu pada SOP (standar operasional prosedur) dinas pendidikan terkait protokol kesehatan," paparnya.
Dimana dimulai dari pengecekan suhu siswa, disediakan tempat cuci tangan pakai sabun dan diberlakukan shift ganjil dan genap.
"Kuota kelas hanya 50 persen dari jumlah siswa normalnya. Jadi diberlakukan jarak antar siswa," kata Maidar.
Sekolah tatap muka ini terkait waktu efektif KBM memang tidak seoptimal seperti saat kondisi normal.
Untuk jenjang SD hanya 2 jam tatap muka dan untuk SMP 2,5 jam.
"Memang proses belajar nggak bisa maksimal kayak pas normal karena tuntutan kondisi pandemi jadi membatasi waktu dan berkumpulnya," imbuhnya.
Siswa juga membawa makan dan minuman sendiri dan tidak diperkenankan jajan di sekolah, termasuk gurunya.
Saat jam sekolah usai juga orangtua agar menjemput tepat waktu dan langsung pulang ke rumah.
"Kita akan terus evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini ke depannya. Kita lakukan perbaikan ketika ditemukan ketidaksesuaian," jelas dia.
Sekolah yang melaksanakan tatap muka di Lambar sendiri yakni jenjang SD sederajat dan SMP sederajat.
"Kalau SMA sederajat kan kewenangan provinsi. Belum ada laporan sudah tatap muka juga atau belumnya.Tapi rekomendasi kita untuk semua jenjang sudah bisa tatap muka," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bupati-lambar-parosil-mabsus-saat-memantau-kbm-tatap-muka-haripertama.jpg)