Breaking News:

Lampung Selatan

Bantuan Beras BNPT di Lampung Selatan Dikeluhkan Warga, Praktisi Hukum Minta Aparat Usut

Aparat penegak hukum diminta mengusut supplier beras bantuan pangan nontunai (BPNT) yang didistribusikan ke e-Warung di Lampung Selatan.

WARTA KOTA
Ilustrasi bantuan beras. Bantuan Beras BNPT di Lampung Selatan Dikeluhkan Warga, Praktisi Hukum Minta Aparat Usut. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Aparat penegak hukum diminta mengusut supplier beras bantuan pangan nontunai (BPNT) yang didistribusikan ke e-Warung di Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan.

Upaya ini dibutuhkan mengingat sejumlah pengelola e-Warung di Desa Banjar Sari dan Desa Karang Pucung, Way Sulan mengeluhkan kualitas beras BPNT yang didistribusikan pada awal Januari 2021.

Menurut praktisi hukum Lampung Gindha Ansori, meski sifatnya bantuan, beras BPNT harus memenuhi syarat, satu di antaranya berkualitas sebagaimana yang digariskan Kemensos.

Ini penting karena terkait kelayakan dan nilai bantuan. 

Ribuan Warga di 12 Lokasi di Lampung Selatan Langgar Protokol Kesehatan

Pemandian Alami WTC di Taman Baru, Lampung Selatan Mulai Ramai Dikunjungi Pemburu Tempat Wisata  

"Bila beras BPNT di Way Sulan tidak layak tentu akan menimbulkan persoalan hukum bagi supplier karena diduga mengurangi kualitas."

"Sebab itu termasuk perbuatan merugikan keuangan negara dan kategori korupsi."

"Ini harus diusut ada unsur kesengajaan atau tidak. Karena terkait kualitas telah diatur dalam ketetapan Kemensos," kata Gindha dalam siaran persnya, Minggu (31/1/2021).

Gindha menambahkan, persoalan hukum lainnya berpotensi muncul bila BPNT untuk keluarga penerima manfaat (KPM) juga tidak memenuhi unsur tepat waktu, tepat sasaran, tepat administrasi, tepat jumlah, dan tepat harga.

Sementara, pengelola e-Warung di Desa Banjarsari berinisial Ai mengaku pasrah menerima beras BPNT periode Januari yang kualitasnya tidak baik. 

"Mau komplain ke mana lagi, ya kita terima saja walaupun kualitasnya tidak baik. Alasannya beras yang didatangkan dari supplier lokal. Kita cuma mengikuti dan terima saja," katanya, Minggu (31/1/2021).

Harga Telur di Lampung Selatan Masih Menguntungkan Bagi Peternak Ayam Petelur

Kejati Lampung Periksa 3 ASN Puskesmas Terkait Gratifikasi di Inspektorat Lampung Selatan

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved