Breaking News:

Berita Nasional

Ayah Tega Rudapaksa Anak hingga Hamil, Berawal Ditolak Istri Seusai Minum Jamu

Kasus ayah tega rudapaksa anak kandung di Tanjungbalai, Sumatera Utara, berawal setelah pelaku minum jamu gali-gali.

Editor: Noval Andriansyah
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Seorang ayah tega rudapaksa anak kandungnya sendiri hingga korban hamil dan melahirkan seorang bayi, di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANJUNGBALAI - Kasus ayah tega rudapaksa anak kandung di Tanjungbalai, Sumatera Utara, berawal setelah pelaku minum jamu gali-gali.

Seorang ayah tega rudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun, hingga korban hamil dan melahirkan seorang bayi, di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Korban merupakan anak kelima dari sembilan bersaudara.

Pertama kali pelaku melakukan perbuatannya di dalam rumahnya sekitar Juli 2020.

Baca juga: Dengar Pengakuan Bapak Cabul, Penyidik Sampai Tahan Emosi, Kamu Itu Melebihi Binatang!

Baca juga: Aksi Bejat Ayah Rudapaksa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan Bayi Perempuan

Saat itu, pelaku minum jamu gali-gali kemudian timbul hasratnya namun ditolak istrinya.

"Pelaku kemudian pindah ke tempat korban tidur."

"Saat korban terbangun, pelaku mengancam korban agar tidak berteriak," kata Kasubbag Humas Polres Tanjung Balai, Iptu Ahmad Dahlan, Jumat (5/3/2021).

Ilustrasi. Seorang ayah tega rudapaksa anak kandungnya sendiri hingga korban hamil dan melahirkan seorang bayi, di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Ilustrasi. Seorang ayah tega rudapaksa anak kandungnya sendiri hingga korban hamil dan melahirkan seorang bayi, di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. (grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Dijelaskannya, perbuatan tidak terpuji itu dilakukan Z berkali-kali hingga korban hamil dan saat ini telah melahirkan seorang anak perempuan.

"Saat ini, korban telah melahirkan secara normal seorang anak perempuan di sebuah klinik bidan di Kota Tanjung Balai," katanya.

Korban Hamil

Baca juga: Viral Tembok 300 Meter Tiba-tiba Dibangun hingga Menutup Akses Jalan Rumah di Ciledug

Baca juga: Pemilik Tanah Tak Terima Disebut Bangun Tembok untuk Menutup Akses Jalan Tetangga

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved