Pencurian di Lampung Selatan

Warga Lampung Selatan Diminta Lebih Waspada, Pasca Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil

Pasca pencurian modus pecah kaca mobil, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin berpesan agar warga lebih waspada ketika membawa uang jumlah besar.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Pasca pencurian modus pecah kaca mobil di Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin meminta warga lebih hati-hati ketika membawa uang dalam jumlah besar. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Masyarakat di Lampung Selatan diminta untuk lebih waspada agar peristiwa pencurian modus pecah kaca mobil tidak terulang kembali.

Pasca pencurian modus pecah kaca mobil, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin berpesan agar warga lebih waspada ketika membawa uang dalam jumlah besar.

"Kita terus mengimbau dan menyosialisasikan kepada warga supaya lebih waspada dan berhati-hati, terutama ketika sedang membawa uang dalam jumlah besar," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Selasa (9/8/2022).

Dia menyarankan supaya warga minta pengawalan dari petugas kepolisian apa bila membawa uang dalam jumlah besar.

Menurut Edwin pihaknya siap memberi pelayanan pengawalan pengambilan uang dalam jumlah banyak untuk mengantisipasi kriminalitas terjadi.

Baca juga: Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Lampung Selatan Gasak Dana BOS Rp 120 Juta

Baca juga: Pasien Lampung Selatan Keluhkan Pelayanan Puskesmas, Sulit Buat Rujukan RS

"Tidak dipungut biaya (gratis)," ujarnya

Menurutnya, upaya itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, apabila sedang membawa uang dalam jumlah besar atau transaksi di bank.

Ditinggal ke Kamar Mandi

Mobil yang menjadi sasaran pencuri modus pecah kaca di Lampung Selatan singgah untuk singgah di kediaman kerabatnya, Selasa (9/8/2022).

Kediaman kerabat itu berada di belakang Masjid Al-Falah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Niat mampir ke rumah kerabat itu sepulang mengambil uang di komplek Pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan

Uang yang ditarik merupakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp 120 juta.

Baca juga: Transaksi Sabu, Polres Pesawaran Ringkus Warga Lampung Selatan dan Bandar Lampung

Baca juga: Mobil ASN di Lampung Selatan Ringsek Akibat Kecelakaan di Kalianda, Sempat Tabrak Pohon

Dana BOS itu diletakan di dalam mobil terparkir di halaman Masjid Al-Falah.

Ketika itu dua orang penumpang wanita singgah ke kediaman kerabat di belakang masjid.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved