Pemilu 2024

Jelang Pemilu 2024, KPU Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih

KPU Bandar Lampung gelar sosialisasi pendidikan pemilih. Kegiatan sosialisasi untuk mendorong peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Dedi Sutomo
Dok KPU Bandar Lampung
KPU Kota Bandar Lampung gelar sosialisasi pendidikan pemilih, Selasa (27/9/2022) kemarin. Tema sosialisasi tema ‘Penguatan Partisipasi Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Pemilu Untuk Penyelenggaraan Pemilu Berintegritas Di Kota Bandar Lampung’. 

Tribunlampung.co.id, Bandarlampung - KPU Bandar Lampung gelar sosialisasi pendidikan pemilih, Selasa (27/9/2022) kemarin.

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih oleh KPU Kota Bandar Lampung mengambil tema ‘Penguatan Partisipasi Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Pemilu Untuk Penyelenggaraan Pemilu Berintegritas Di Kota Bandar Lampung’.

Kasubbag Teknis Pemilu dan Hubmas KPU Kota Bandar Lampung Badarudin Amir mengatakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih tersebut sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

Menurutnya, melalui kegiatan sosialisasi diharapkan ada masukan/saran dari peserta untuk suksesnya penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024, khususnya di Kota Bandar Lampung.

“Sekaligus kegiatan ini untuk mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat pada Pemilu serentak 2024" kata Badarudin, Rabu (27/9/2022).

Baca juga: Polsek Pesisir Tengah Lampung Tangkap DPO Maling HP, Pelaku Diamankan di Cibinong Bogor

Baca juga: Kondisi Terkini Dua Bocah Tersambar Petir di Pesawaran Lampung sudah Tenang

Sedangkan, Koordinator Divisi Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Provinsi Lampung Erizal menjelasakan tentang keterbukaan informasi publik dan pemilu. 

Menurutnya, masyarakat sebagai pemegang kedaulatan harus mempunyai hak untuk mengetahui informasi yang dikelola oleh negaranya termasuk oleh Bawaslu dan KPU.

"Informasi merupakan hak dasar yang harus dimiliki oleh masyarakat.”

“Badan publik harus terbuka termasuk KPU dan Bawaslu sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan," ucap Erizal.

Menurutnya, sebagai badan publik baik KPU dan Bawaslu harus membuat daftar informasi publik dan daftar informasi yang dikecualikan. 

"Informasi yang dikecualikan harus melakukan uji konsekuensi ketika ada permohonan informasi.”

“Komisi Informasi adalah satu-satunya lembaga yang diberikan wewenang untuk menyelesaikan sengketa informasi terkait permintaan informasi publik tersebut" tegas Erizal.

Baca juga: KPU Lampung Arahkan KPU Metro Gaet Influencer Sosialisasikan Pemilu 2024

Baca juga: Rakor KPU Way Kanan: 319.361 Jiwa Terdaftar Dalam PDPB

Ditempat yang sama Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kota Bandar Lampung Yahnu Wiguno Sanyoto menjelaskan tentang pengawasan pemilu partisipatif dalam mengawal Pemilu serentak 2024 mendatang.

Yahnu memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi kali pertama yang dilakukan KPU Kota Bandar Lampung jelang Pemilu 2024 tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved