Liputan Khusus

Kadin Harap Pembangunan Superblok Lampung Serap Sumber Daya Lokal

Penggiat dan pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Lampung mendukung rencana pembangunan Superblok di Way Halim, Bandar Lampung, Lampung.

Pakuwon Jati via Kompas.com
Foto ilustrasi, Superblok Kota Kasablanka, Jakarta. Penggiat dan pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lampung mendukung rencana pembangunan Superblok di Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penggiat dan pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lampung mendukung rencana pembangunan Superblok di Bandar Lampung.

Diketahui, memasuki Tahun 2023, Kota Bandar Lampung, Lampung, langsung 'kedatangan' investor besar yang berencana membangun Superblok di kawasan Way Halim.

Rencana pembangunan Superblok Lampung tersebut mendapat respon positif dari berbagai kalangan termasuk Kadin Lampung.

Namun demikian, Kadin Lampung berharap, pembangunan Superblok Lampung melibatkan sumber daya lokal yang ada terutama pada perdagangan dan industrinya.

"Kita berharap kehadiran Superblok- itu menghidupkan ekonomi lokal."

Baca juga: Bangunan Superblok Lampung di Way Halim Digadang-gadang Tertinggi di Sumatera

"Sumber daya yang dilibatkan baiknya dari Lampung, karena lokasi Superbloknya kan memang di Lampung," jelas Wakil Ketua Kadin Lampung Yuria Putra Tubarad kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (27/1/2023).

Menurutnya, pembangunan Superblok bisa menjadi langkah awal bagi pengembangan sektor perdagangan di Lampung.

Sehingga, para pengusaha wajib untuk melihat peluang dari pembangunan Superblok itu.

Yuria meneruskan, ekosistem perdagangan di kawasan Superblok akan semakin baik jika semua golongan pengusaha bisa masuk di sana.

"Biarkan juga pelaku UMKM, hingga pelaku kerajinan asli Lampung untuk masuk di sana. Sehingga nantinya, ikonik Lampung bisa langsung terlihat di situ," lanjut Yuria.

Hal itu kata Yuria, akan berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat.

"Sehingga, semua lapisan masyarakat bisa menikmati hasil dari rencana tersebut," tutup Yuria.

Untuk diketahui, Pemkot Bandar Lampung baru-baru ini mengungkapkan jika ada investor lokal yang berencana membangun Superblok di kawasan Way Halim Kota Bandar Lampung.

Superblok itu akan berdiri di atas lahan seluas 20 hektare. Nilai investasinya mencapai Rp 2 triliun. Meski juga terdengar kabar bahwa tanah untuk membangun Superblok tersebut masih sengketa.

Superblok sendiri adalah sebuah konsep penataan ruang di perkotaan dengan fokus memaksimalkan fungsi lahan yang tersedia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved