Berita Lampung

Pasar Seger Metro Lampung Usung Kampung Tematik Berkelanjutan

Berbeda dengan pasar ekonomi kreatif lainnya, lanjut Ferry, Pasar Seger akan ada pemberdayaan masyarakat dan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk ana

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dokumentasi Kecamatan Metro Timur
Peresmian Pasar Seger di Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung oleh Camat Metro Timur Ferry Handono, Minggu (5/2/2023). Pasar Seger Yosorejo Metro akan menghadirkan Rumah Restorative Justice dan layanan konsultasi hukum. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Pasar Ekonomi Kreatif Semeru Tengger (Seger) Kelurahan Yosorejo, Kota Metro, Lampung akan menghadirkan Rumah Restorative Justice dan layanan konsultasi hukum di tahun 2023 ini.

Camat Metro Timur Ferry Handono mengatakan, Pasar Ekonomi Kreatif Semeru Tengger (Seger) yang diresmikan pada Minggu (5/2/2023) lalu dibentuk dari hasil kolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Semeru Berkah Berseri, yang berlokasi di lingkungan RW 08, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur.

Ferry menyebut, Pasar Seger bakal menjadikan lingkungan sekitarnya sebagai kampung tematik berkelanjutan.

Berbeda dengan pasar ekonomi kreatif lainnya, lanjut Ferry, Pasar Seger akan ada pemberdayaan masyarakat dan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk anak-anak.

Selain itu, lanjutnya, berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro, juga akan hadir Rumah Restorative Justice di Pasar Seger dengan layanan konsultasi persoalan hukum.

Baca juga: Superblok di Bandar Lampung Bisa Geser Pasar Online

“Alhamdulillah, Pasar Seger resmi dibuka. Untuk ke depan, saya harap ini bukan sekadar jadi pasar kreatif, melainkan sebuah kampung tematik berkelanjutan," ujar Ferry, Senin (6/2/2023).

"Di sini nantinya akan ada pemberdayaan masyarakat oleh komunitas dan untuk anak-anak. Ada kegiatan belajar bahasa Inggris,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan membentuk Rumah Restorative Justice untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pelayanan hukum.

“Jadi, di Rumah RJ itu nantinya bisa memberikan edukasi soal perkara hukum. Pengetahuan, wawasan, arahan-arahan, dan mungkin juga bantuan hukum,” tuturnya.

Ia mengatakan, Pasar Seger tersebut akan terus digelar satu bulan sekali secara rutin.

"Pasar yang baru diresmikan tersebut akan digelar sebanyak satu kali per bulan dengan berbagai tema atau kegiatan, serta berkolaborasi dengan Pemkot Metro," tukasnya.

Ferry mengatakan, Pasar Seger menjual sayur-sayuran hasil panen masyarakat Metro, Lampung dan juga produk-produk UMKM lokal Metro.

"Di sana yang dijual sayur mayur hasil tani warga. Ada juga produk-produk UMKM lokal yang dijual disana," pungkasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Pemkot Metro Heri Wiratno sependapat ada tema yang menandakan ciri khas atau pembeda di Pasar Seger Yosorejo.

“Iyalah. Memang harus ada tematiknya. Jangan sampai hal-hal seperti ini jadi sama dengan daerah lainnya. Itu sudah menunjukkan kreativitas Pak Camat dan masyarakat,” ujar Heri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved