Berita Lampung

BTS Hasil Program BAKTI Kemenkominfo di Lumbok Seminung Lampung Barat Masih Berfungsi dengan Baik

Masyarakat Pekon Pancur Mas, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat, menyebut satu tower BTS di wilayah setempat masih berfungsi dengan baik.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi Tower BTS - Masyarakat Pekon Pancur Mas, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat, Lampung, menyebut satu tower Base Transceiver Station (BTS) yang ada di wilayah setempat masih berfungsi dengan baik. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Masyarakat Pekon Pancur Mas, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat, Lampung, menyebut satu tower Base Transceiver Station (BTS) yang ada di wilayah setempat masih berfungsi dengan baik.

Diketahui BTS yang ada di Lumbok Seminung, Lampung Barat itu sudah dibangun sejak tahun 2020 melalui Program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) oleh Kementerian Kominfo.

Peratin Pekon Pancur Mas, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat, Dadang Ermayadi mengatakan, hingga saat ini, petugas selalu melakukan pengecekan terhadap tower BTS itu.

“Untuk fungsinya, alhamdulillah tower BTS di sini masih berfungsi dengan baik,” ujar Dadang saat dimintai konfirmasi lewat WhatsApp, Selasa (23/5/2023)

“Bahkan pada hari Selasa minggu lalu, baru dilakukan pengecekan berkala dari petugas towernya,” sambungnya.

Baca juga: Satu Tower BTS di Lampung Barat dari Program BAKTI Berfungsi Baik

Dadang menuturkan, selama dibangun tower BTS tersebut sudah memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat.

Tower BTS itu telah memudahkan masyarakat dalam hal berkomunikasi maupun dalam urusan pekerjaan.

“Alhamdulillah sangat membantu sekali, terutama mempermudah informasi, baik untuk pemerintahan maupun untuk pertanian dan perkebunan,” tutur Dadang.

“Terutama informasi harga komoditi, baik kopi, kayu manis, dan cabai. Jadi masyarakat tidak termonopoli oleh cukong atau bos bos nakal,” terusnya.

Kemudian, ungkap Dadang, kualitas dari tower BTS yang dibangun tersebut sudah bisa dibilang layak.

Namun, dikarenakan faktor geografis, tower tersebut sering mengalami gangguan-gangguan tertentu.

“Ya kalau secara kualitas standar sih, kadang kadang lemot, dikarenakan cuaca yang kabutan dan pengguna yang banyak,” ungkap Dadang.

“Soalnya bukan hanya masyarakat Pancur Mas saja, tetapi tetangga desa sekitar tower juga mendapatkan manfaatnya,” tambahnya.

Ditanya terkait jangkan radius sinyal yang bisa didapat, Dadang mengatakan, radius dari tower BTS itu bisa mencapai 4 km.

“Kalau radiusnya itu kurang paham, tapi kalau secara di lapangan sih sekitar 4 km tarik lurus,” sebutnya.

Baca juga: Kejagung Sidik Kasus Korupsi Proyek 4.200 BTS 4G Kominfo, Senilai Rp 10 Triliun

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved