Prostitusi di Metro

Praktik Prostitusi di Metro Terjadi Akibat Pengawasan Rumah Kos Lemah

Akademisi hukum menilai praktik prostitusi online di Metro, Lampung, marak terjadi dikarenakan pengawasan rumah kos yang lemah.

Tayang:
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Situasi penyegelan rumah kos di Jalan Jalan Tawes, Gang Sempadi, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Metro. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Akademisi hukum Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung, Edi Ribut menyebut Pemerintah Kota setempat harus melakukan pengawasan rumah kos demi menekan praktik prostitusi online di wilayah setempat.

Edi Ribut mengatakan, praktik prostitusi online di Metro, Lampung, marak terjadi dikarenakan pengawasan rumah kos yang lemah.

"Saya pernah melakukan investigasi terkait prostitusi, praktik itu biasanya dilakukan di rumah kos yang pengawasannya lemah," ujarnya.

"Pengawasan di rumah kos itu harus ketat dan jangan ada pintu belakang," tambahnya.

Oleh sebab itu, pihak Pemerintah setempat harus melakukan pengawasan ketat demi mencegah terjadinya praktik prostitusi online di Metro.

"Oleh sebab itu, Satpol-PP harus melakukan pengawasan di rumah-rumah kos sesuai dengan standar dan keamanan harus diawasi," ungkapnya.

"Pembinaan dari pemerintah juga harus dilakukan," lanjutnya.

Selain itu, lanjut dia, perlu dilakukan pengawasan oleh semua pihak untuk mencegah terjadinya praktik prostitusi online tersebut.

Mulai dari pihak orang tua hingga Pemerintah.

"Orang tua, pihak sekolah, dan dosen juga harus mengawasi dan pembinaan yang baik," bebernya.

"Karena era generasi milenial rentan terkena pengaruh negatif," terusnya.

Pengawasan tersebut juga dilakukan agar tidak terjadinya kenakalan lain yang melibatkan pelajar ataupun mahasiswa.

Menurutnya, banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa saat ini yang terlibat dalam praktik prostitusi dan pengaruh negatif lainnya.

"Terkait prostitusi di Metro itu yang perlu diawasi itu kaum pelajar dan mahasiswa," kata dia.

"Karena kenakalan remaja saat ini bukan hanya masalah narkoba, penggunaan situs-situs porno, juga banyak juga memang prostitusi online," sambungnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved