Berita Lampung

Perilaku Beruang Madu yang Muncul di Lampung Barat Masih Dianggap Wajar

Hal itu disampaikan TNBBS Balik Bukit pasca beruang madu di Liwa, Lampung Barat itu membuat heboh dan dinilai bakal mengancam warga.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
dok.warga
Beruang madu yang muncul di Lampung Barat tertangkap kamera, perilakunya masih dianggap wajar dan normal. 

Penampakan beruang yang menghebohkan warga itu terjadi di Lingkungan Jatimulyo, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Jumat (9/8/2024).

Beruang madu itu muncul sebanyak dua kali di area tumpukan sampah dan sempat terekam oleh ponsel genggam milik warga Liwa Lampung Barat.

Tak hanya sekali, kemunculan mamalia berbulu hitam yang diketahui melakukan aktivitas mengais sampah itu terjadi sebanyak dua kali.

Warga yang merekam sekaligus melihat penampakan beruang itu langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser mengatakan, beruang itu menampakan diri pada sore dan malam hari.

“Pertama sekitar pukul 16.00 WIB, beruang tersebut pertama muncul di dekat permukiman warga, diduga sedang mencari makan,” ujarnya.

“Beruang yang sama kembali lagi pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, datang kembali ke lokasi tempat sampah itu,” terusnya.

Ia mengaku, pihaknya langsung langsung berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) pasca menerima laporan.

Dalam hal ini Kapolres Rinaldo mengimbau seluruh warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.

“Terutama saat beraktivitas di luar rumah di waktu atau jam-jam keluarnya satwa seperti sore dan malam hari,” jelasnya.

“Kami sarankan warga untuk mengamankan sampah dengan baik agar tidak menarik perhatian satwa liar seperti beruang ini," tandasnya.

Pihak TNBBS juga merespons dengan cepat dengan menyiapkan patroli tambahan di sekitar desa dan area perbatasan hutan.

Tujuannya adalah untuk memantau pergerakan beruang tersebut serta mencegah terjadinya interaksi yang berbahaya antara satwa liar dan manusia.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved