Berita Lampung

Warga Minta Bupati Lampung Tengah yang Baru Peka Terhadap Jalan Rusak

Salah satu ruas jalan yang hingga kini kondisinya memprihatinkan ada di Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
Kondisi ruas jalan rusak di Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah. Warga minta Bupati Lampung Tengah yang baru peka terhadap jalan rusak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Masyarakat Lampung Tengah berharap pemimpin baru bisa membenahi jalan rusak secara merata.

Salah satu ruas jalan yang hingga kini kondisinya memprihatinkan ada di Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Dedi selaku warga setempat mengaku, jalan tersebut sudah lama tidak tersentuh pemerintah untuk diperbaiki.

"Bupati sudah bergonta-ganti, tapi jalan disini tetap berlubang, bergelombang dan tidak berbentuk," katanya, Kamis (3/10/2024).

Dedi mengatakan, kondisi jalan yang menyulitkan warga terjadi saat musim hujan seperti saat ini.

Seluruh badan jalan digenangi air bercampur lumpur.

Seperti jalan rusak pada umumnya di Lampung Tengah, diameter lubang jalan merata, besar, dan dalam.

"Jalan rusak ini merata sepanjang 5 kilometer dari Kampung Rejo Basuki sampai Kampung Reno Basuki, pasti ada genangan air coklat berlumpur kalau hujan," katanya.

Dedi berharap, pemimpin kedepan, Bupati terpilih peka dengan kondisi jalan yang buruk di Lampung Tengah.

Menurutnya, jalan adalah akses masyarakat untuk berbagai hal, terutama soal ekonomi.

"Siapapun Bupati Lampung Tengah nanti, semoga bisa memperbaiki jalan rusak, bukan hanya di Reno Basuki, tapi di Seluruh Lampung Tengah," kata dia.

Sementara, Khoirul Anwar selaku sopir truk dari luar Lampung Tengah mengatakan, dia selalu kesulitan jika mendapat muatan dari daerah tersebut.

Tak jarang Anwar melewati Kecamatan Seputih Raman untuk memuat hasil bumi buah semangka.

Anwar mengatakan, sudah 4 tahun dia memuat semangka ke Rejo Basuki.

"Dari awal saya bawa muatan sampai sekarang, kondisinya rusak, bahkan sekarang makin jelek," katanya.

Dia mengatakan, kendala yang dihadapi jika mobilnya melewati jalan jelek adalah risiko terguling.

Sebab, katanya, mobil berisi muatan berat yang masuk ke lubang akan berayun dan bisa membuat mobil tidak seimbang.

"Yang pasti kami berharap jalan bisa lancar, kalau jalan rusak, mobil harus pelan-pelan karena takut terguling," tutupnya. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved