Berita Lampung
Lebih dari 1.600 Ton Singkong Susah Terjual di Lampung Tengah
Ratusan truk bermuatan singkong antre berhari-hari hanya untuk menjual hasil panenan.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: soni
"Harga di pabrik ini Rp 1.310 per kilogram dengan refraksi sekitar 28 persen. Dari harga tersebut petani mendapat untung bersih sekitar Rp 750 per kilogram,"
"Harga segitu petani mau-mau saja, karena tidak ada pilihan lain, cuma satu perusahaan yang buka, dan singkong mereka sudah urgent minta dipanen," kata dia.
Dia berharap, distribusi penjualan singkong berjalan lancar dan tidak ada kendala.
Sebab, kata dia, yang diinginkan petani saat ini sesegera mungkin mencabut dan menjual singkong di ladangnya.
Panut pun mengklaim saat ini petani tidak keberatan dengan harga yang dibawah ketetapan surat edaran (SE) SE No 7 tahun 2025 tentang Pembinaan Petani dan Monitoring Harga dan Kualitas Ubi Kayu (singkong) di Provinsi Lampung.
"Kalau sudah begini petani tidak keberatan, soalnya kondisi di ladang mendesak karena kalau singkong kebanjiran bisa busuk," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Sidang Korupsi SPAM Pesawaran, Saksi: Banyak Perusahaan Daftar tapi Hanya Satu Menawar |
|
|---|
| Nelayan Lampung Timur Terjepit Solar Mahal, Kampung Merah Putih Jadi Harapan |
|
|---|
| Overstay, WNA Singapura Ditangkap Imigrasi Bandar Lampung di Rumah Istri Siri |
|
|---|
| Populasi Burung Kicau di Sumatera Terancam Punah akibat Perdagangan Ilegal |
|
|---|
| Buntut Perdagangan Ilegal, Populasi Burung Kicau di Sumatera Nyaris Punah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/susah-menjual-singkong-di-Lampung-Tengah.jpg)