Pengembangan Metropolitan Lampung Raya

Akademisi Itera Ingatkan Risiko 'Urban Sprawl' Dibalik Rencana Metropolitan Lampung Raya

Yudha Rahman, mengingatkan agar kawasan Metropolitan ini nantinya tidak mengalami fenomena "Urban Sprawl" atau penjalaran kota yang tak terkendali.

|
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
URBAN SPRAWL - Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Itera, Yudha Rahman. Pihaknya mengingatkan agar kawasan Metropolitan ini nantinya tidak mengalami fenomena "Urban Sprawl" atau penjalaran kota yang tak terkendali. 

"Pengalaman di Bandar Lampung menunjukkan manajemen BRT tanpa subsidi menyebabkan kualitas layanan menurun drastis. Integrasi transportasi ke depan harus memiliki komitmen politik dan fiskal yang berkelanjutan," tambahnya.

Lebih lanjut, Yudha juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dipicu oleh kawasan industri Katibung maupun proyek strategis lainnya tidak boleh melampaui Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH).

"Lingkungan yang sehat adalah fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Tanpa perhitungan presisi terkait ketersediaan air dan daya tampung limbah, kita hanya akan mewariskan kerusakan ekosistem bagi generasi mendatang," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved