Berita Lampung

Gegara 1 Ucapan Ini, Influencer Wanita Tak Curiga Saat 2 Pemuda Datang, Berujung Dirudapaksa

Gegara satu ucapan, influencer wanita inisial U di Mesuji, Lampung, tak menaruh curiga ketika 2 pemuda datang ke kamar kontrakannya.

TribunSolo.com/Aji Bramastra
KORBAN RUDAPAKSA - Foto ilustrasi, dugaan pelecehan. Gegara satu ucapan, influencer wanita inisial U di Mesuji, Lampung, tak menaruh curiga ketika 2 pemuda datang ke kamar kontrakannya. Ternyata, kedua pemuda itu berniat jahat terhadap U hingga akhirnya sang konten kreator tersebut dirudapaksa. Kedua pemuda itu berdalih "diperintah pemilik kontrakan" untuk membetulkan keran air di kamar mandi kontrakan korban. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang influencer wanita inisial U dirudapaksa dua pemuda di Mesuji, Lampung, Jumat (6/2/2026).
  • Pelaku B (19) dan Miz (17) berpura-pura diperintah pemilik kontrakan untuk memperbaiki keran.
  • Korban disekap dan diserang, lalu pelaku sempat membawa korban untuk dibuang.
  • Korban melompat dari motor dan meminta tolong warga. Kedua pelaku ditangkap dan terancam hukuman hingga 12 tahun penjara.

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Gegara satu ucapan, influencer wanita inisial U di Mesuji, Lampung, tak menaruh curiga ketika 2 pemuda datang ke kamar kontrakannya.

Ternyata, kedua pemuda itu berniat jahat terhadap U hingga akhirnya sang konten kreator tersebut dirudapaksa.

Kedua pemuda itu berdalih "diperintah pemilik kontrakan" untuk membetulkan keran air di kamar mandi kontrakan korban.

Namun ternyata, perintah tersebut adalah modus kedua pemuda berinisial B (19) dan Miz (17) itu untuk memuluskan niat jahat mereka, merudapaksa U.

Tragedi yang menimpa U tersebut terjadi di rumah kontrakannya, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Terkuak Modus 2 Pemuda Rudapaksa Influencer Wanita di Lampung, Korban Digilir

Kasatreskrim Polres Mesuji AKP M Prenata Al Ghazali mengatakan, saat datang ke kontrakan korban, kedua pelaku membawa alat bor.

"Jadi modusnya mau memperbaiki keran kamar mandi kontrakan korban, atas perintah dari pemilik kontrakan," ungkap AKP M Prenata, saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Selasa (10/2/2026).

Mendengar alasan tersebut berdasarkan perintah pemilik kontrakan, korban pun tak menaruh rasa curiga. Sehingga ia mempersilakan keduanya masuk ke dalam kontrakan.

Namun, betapa terkejutnya korban, setelah semuanya berada di dalam, satu di antara pelaku langsung menutup pintu dan menguncinya.

"Setelah dikunci, satu pelaku mendekap korban dan menyumpal mulut korban menggunakan baju milik korban," jelas Prenata. 

Selanjutnya, kedua pemuda tersebut melampiaskan nafsu bejatnya secara bergantian, terhadap korban.

Prenata menjelaskan, setelah keduanya selesai, korban pun berpura-pura pingsan, yang kemudian dikira pelaku korban meninggal dunia.

Sampai akhirnya, terus Prenata, timbul keinginan para pelaku mengambil barang korban serta membuang jasad di tempat yang sepi. 

Kedua pelaku, terus Prenata, membawa jasad korban menggunakan motor, dengan wajah ditutup baju.

"Posisi 2 orang mengapit, korban di tengah," ucap Prenata. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved