Berita Lampung

'Nggak Kebayang Pemudik Lewat', Jalan Raya Punggur Makin Rusak Jelang Lebaran

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi ruas Jalan Pattimura wilayah Lampung Tengah di Kecamatan Punggur memprihatinkan.

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
RUSAK BERAT - Aktivitas kendaraan di ruas jalan Kampung Nunggalrejo, Kecamatan Punggur, penghubung Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah rusak berat sampai Lebaran 2026, Sabtu (7/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi ruas Jalan Pattimura wilayah Kabupaten Lampung Tengah di Kecamatan Punggur justru memprihatinkan.

Warga kembali menghela nafas meratapi kondisi jalan dibiarkan makin rusak dari hari ke hari.

Selain kenyataan bahwa kondisi jalan arteri yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi ini rusak parah, masyarakat dibuat menunggu setelah mendapat kabar perbaikan permanen dilakukan setelah Idul Fitri 2026.

Yono selaku pengendara motor warga setempat mengatakan, ruas Jalan Patimura atau Jalan Raya Punggur sudah berkali-kali viral dan diviralkan dimana-mana, khususnya yang berada di Kampung Nunggalrejo.

"Lubang besar, badan jalan ambles, hingga kubangan air bercampur lumpur saat hujan menjadi pemandangan sehari-hari. Masyarakat Lampung pasti banyak yang tau karena sering FYP di sosmed," kata Yono, Sabtu (7/3/2206).

Baca Juga Warga Ragukan Kualitas Perbaikan Jalan di Lampung Tengah: Seperti yang Sudah-sudah

"Nggak kebayang kalau pemudik lewat jalan di sini. Bisa jadi perjalanan berbahaya," imbuhnya.

Dia mengatakan, penanganan yang dilakukan masih sebatas perbaikan darurat. 

Pemerintah hanya melakukan penimbunan batu split dan penggalian drainase untuk mengurangi genangan air.

Namun, kata dia, hasilnya nihil, jalan kembali hancur dan hanya buang-buang anggaran.

"Penanganan sementaranya itu cuma gali parit pakai alat berat, terus lubang di jalan ditimbun pakai batu split. Sekarang jalan nya tambah parah, malah pengendara motor seperti saya makin sengsara kalau lewat sana," ujarnya.

Padahal, ruas tersebut merupakan jalur vital penghubung dua wilayah penting di Lampung yang setiap hari dilintasi kendaraan pengangkut hasil pertanian, kendaraan logistik, hingga pelajar yang berangkat ke sekolah.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan menjelang Lebaran.

Jalan tersebut diprediksi akan dilintasi pemudik sepeda motor maupun kendaraan pribadi yang membawa keluarga dan barang bawaan.

“Kita yang naik motor jarak dekat saja susah, apalagi pemudik dari jauh,” kata Yono.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved