Berita Lampung
Diskes Lampung Prioritas Redam Lonjakan Campak, 52 Kasus Positif hingga Maret
Tercatat hingga 30 Maret 2026 tercatat ada sebanyak 591 warga yang berstatus sebagai tersangka campak di Provinsi Lampung.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung prioritas lonjakan kasus campak di Bumi Ruwa Jurai.
Berdasarkan data resmi yang dihimpun Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, hingga 30 Maret 2026 tercatat ada sebanyak 591 warga yang berstatus sebagai tersangka campak di Provinsi Lampung.
Angka ini melonjak dua kali lipat jika dibandingkan dua tahun belakangan, di mana sepanjang tahun 2025 terdapat 500 kasus suspek, dan pada tahun 2024 terdapat 347 kasus.
Kemudian berdasarkan data tersebut, disebutkan pada tahun 2024 tercatat ada 347 kasus suspek dengan jumlah yang positif sebanyak 24 kasus. Kemudian pada tahun 2025, angka penemuan aktif suspek campak naik menjadi 500 kasus, dengan 28 di antaranya dinyatakan positif.
Memasuki tahun 2026, kasus suspek campak mengalami lonjakan drastis langsung menembus angka 591 suspek dengan 52 kasus positif.
Baca Juga Diskes Minta Tak Anggap Enteng Campak, Bisa Sebabkan Diare Berat hingga Kematian
Hal ini menunjukkan bahwa hanya dalam waktu tiga bulan di tahun ini, jumlah kasus positif campak sudah hampir melipatgandakan total kasus di sepanjang tahun 2025 lalu.
Dari ratusan sampel yang telah dikirimkan ke tingkat nasional, puluhan di antaranya sudah terkonfirmasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli memastikan bahwa ketersediaan vaksin campak di tingkat provinsi maupun daerah masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Edwin membeberkerkan, kondisi logistik vaksin Campak Rubella (MR) per 30 Maret 2026 di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, ketersediaan stok masih di atas 189 ribu dosis.
"Stok Vaksin Campak di Instalasi farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sampai dengan tanggal 30 Maret 2026 sebanyak 189.600 dosis, di mana stock vaksin ini cukup untuk 2 bulan ke depan," ujar Edwin Rusli, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, di tingkat Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung, stok yang tersedia saat ini berjumlah 23.640 dosis.
Untuk menjaga rantai pasok di tingkat bawah agar tidak terputus, Dinas Kesehatan Provinsi menerapkan sistem distribusi berkala setiap bulannya.
"Kabupaten Kota secara rutin setiap bulan akan meminta dan mengambil vaksin Campak Rubella/MR di Instalasi farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung," tambahnya.
Selain distribusi internal, pihak dinkes juga terus menjalin komunikasi aktif dengan Kementerian Kesehatan RI guna mengusulkan pemenuhan kebutuhan stok vaksin di masa mendatang.
8 Kabupaten/Kota
| Pemandu Lagu di Panjang Tewas Bersimbah Darah Ditusuk Tamu di Kafe Miliknya |
|
|---|
| KWT Pesawaran Diminta Maksimalkan Pekarangan, Kurangi Beban Rumah Tangga 30 Persen |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita Pemilik Kafe di Panjang |
|
|---|
| DPRD Soroti Ketergantungan Transfer dan Rendahnya PAD Pesawaran 2025 |
|
|---|
| SPBU Punggur Tetap Lengang di Tengah Isu Kenaikan BBM, Warga Tak Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Diskes-Lampung-prioritas-redam-lonjakan-campak.jpg)