Berita Lampung

Pembangunan Infrastruktur di Lampung Tengah Jadi Prioritas, DPRD Minta Warga Rawat Jalan

Lampung Tengah menjadi daerah prioritas karena memiliki panjang jalan provinsi terpanjang sekaligus wilayah kabupaten terluas di Provinsi Lampung.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
MERAWAT JALAN - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi saat diwawancarai dalam agenda groundbreaking di Lampung Tengah. Pihaknya meminta warga ikut merawat jalan. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas komitmen pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah.

Hal itu disampaikan Ni Ketut Dewi Nadi saat menghadiri groundbreaking pembangunan ruas jalan Bandar Jaya – SP Mandala, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, Lampung Tengah menjadi daerah prioritas karena memiliki panjang jalan provinsi terpanjang sekaligus wilayah kabupaten terluas di Provinsi Lampung.

“Lampung Tengah ini untuk jalan provinsinya paling panjang di Lampung, dan wilayahnya juga terluas. Untuk tahun anggaran 2024 ini menjadi prioritas pembangunan jalan provinsi,” ujarnya saat diwawancarai dilokasi. 

Ia juga mengapresiasi Gubernur, Wakil Gubernur, serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung atas kerja keras dalam merealisasikan pembangunan tersebut.

Baca Juga Ground Breaking Jalan Jabung-Labuhan Maringgai, Ketua DPRD Lampung: Harus Kualitas Terbaik

“Saya sangat mengapresiasi pemerintah Provinsi Lampung, terima kasih kepada Bapak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, dan Kadis BMBK atas kerja keras dan kerja samanya sehingga Lampung Tengah menjadi prioritas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dewi menjelaskan bahwa ruas jalan Bandar Jaya – SP Mandala memiliki panjang total sekitar 37 kilometer, dengan penanganan pembangunan sepanjang 10,75 kilometer pada tahap awal.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi ruas jalan lain yang masih membutuhkan perhatian, yakni jalur Gunung Sugih–Kota Gajah.

“Masih ada ruas jalan yang kondisinya jelek, seperti Gunung Sugih – Kota Gajah. Tahun ini sudah ada anggaran, tapi masih sedikit. Mudah-mudahan tahun depan bisa dibangun lebih maksimal,” harapnya.

Di sisi lain, Dewi mengimbau masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur jalan yang telah dibangun, termasuk memperhatikan drainase agar tidak cepat rusak.

“Kita harus bekerja sama menjaga jalan. Jalan sudah dibangun, maka kita juga punya tanggung jawab untuk merawatnya bersama-sama,” tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved