Berita Lampung
1.140 Gerai KDMP di Lampung Proses Pembangunan, 174 Unit Rampung 100 Persen
Tercatat 1.140 unit gerai Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Lampung masih dalam proses pembangunan.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tercatat 1.140 unit gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Lampung masih dalam proses pembangunan.
Sementara hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 174 unit gerai telah rampung 100 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Evie Fatmawati menyampaikan, bahwa total Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di Lampung mencapai 2.650 unit dan tersebar di seluruh kabupaten/kota.
“Seluruh koperasi ini sudah berjalan dengan berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, distribusi LPG, hingga layanan simpan pinjam,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Dari target pembangunan fisik sebanyak 1.370 unit, hasil pemetaan menunjukkan kesiapan lahan mencapai 1.388 titik.
Baca Juga: Wamenkop Farida Farichah Turun ke Lampung, Pastikan Rekrutmen Manajer KDMP Transparan
Evie menambahkan, peresmian KDMP ditargetkan paling lambat Agustus 2026, namun berpotensi dipercepat jika progres nasional telah memenuhi target.
“Nantinya peresmian dilakukan serentak secara nasional. Gubernur Lampung juga dijadwalkan hadir di salah satu titik peresmian,” katanya.
Selama ini, sebagian koperasi masih beroperasi dengan fasilitas sederhana seperti kantor desa atau tempat sewa.
Dengan rampungnya pembangunan gerai, koperasi akan menempati gedung permanen yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti klinik, gudang, hingga armada operasional berupa truk, pick-up, dan bentor.
KDMP juga diharapkan mampu mendukung program pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan desa dan distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Meski demikian, pembangunan KDMP menghadapi kendala keterbatasan lahan, khususnya di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung.
Untuk itu, pemerintah menyiapkan desain tahap kedua yang lebih fleksibel, termasuk konsep bangunan bertingkat.
Dalam mendukung operasional, Pemprov Lampung kata dia menyiapkan 34 pendamping koperasi tingkat provinsi serta 266 tenaga sarjana yang tergabung dalam Project Management Office (PMO) dan Business Assistant (BA) di seluruh kabupaten/kota.
“Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan dan mendorong koperasi desa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
| Peserta Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih Sebut Jawaban Berubah Sendiri |
|
|---|
| Gubernur Lampung Dorong Kemitraan Industri Tapioka dengan Petani Singkong Perkuat Hilirisasi Ekspor |
|
|---|
| Modus Congkel Jendela Saat Dini Hari, Pelaku Gasak HP dan Motor Korban |
|
|---|
| REI Kagum Pemkot Bandar Lampung Beri Layanan Gratis dengan APBD Rp 1,2 Triliun |
|
|---|
| Curi Motor dan Ponsel di Pesawaran 6 Bulan Lalu, Pelaku Diciduk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/1140-Gerai-KDMP-di-Lampung-proses-pembangunan.jpg)