Idul Adha 2026

Jelang Wukuf, JCH Pesawaran Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Jemaah calon haji asal Pesawaran yang tergabung dalam Kloter JKG 19 dilaporkan dalam kondisi sehat menjelang pelaksanaan wukuf

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Kemenhaj Pesawaran
KONDISI JEMAAH - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pesawaran yang tergabung dalam Kloter JKG 19 dilaporkan dalam kondisi sehat menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah, yang menjadi puncak rangkaian ibadah haji tahun ini. 
Ringkasan Berita:
  • Jelang pelaksanaan wukuf di Arafah, jemaah calon haji Pesawaran dilaporkan dalam kondisi sehat
  • Seluruh jemaah telah menempati tenda di Arafah dan bersiap mengikuti rangkaian ibadah wukuf
  • Jemaah akan mengikuti khutbah wukuf yang berisi nasihat keagamaan dari pembimbing ibadah

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Seluruh jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Pesawaran yang tergabung dalam Kloter JKG 19 dilaporkan dalam kondisi sehat menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah, yang menjadi puncak rangkaian ibadah haji tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pesawaran, Kamaruddin mengatakan, berdasarkan laporan dari ketua kloter, seluruh jemaah telah menempati tenda di Arafah dan bersiap mengikuti rangkaian ibadah wukuf.

“Alhamdulillah jemaah kita semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Saat ini hanya menunggu beberapa jam lagi menjelang waktu wukuf,” kata Kamaruddin kepada Tribun Lampung, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, saat memasuki waktu wukuf, jemaah akan mengikuti khutbah wukuf yang berisi nasihat keagamaan dari pembimbing ibadah. 

Setelah itu, jemaah melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak qasar.

Menurutnya, momentum wukuf menjadi waktu penting bagi jemaah untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Alquran, hingga melakukan introspeksi diri dan memohon ampun kepada Allah SWT.

“Waktu wukuf adalah saat yang sangat dinantikan jemaah untuk bermunajat, memanjatkan doa dan istighfar,” ujarnya.

Setelah rangkaian wukuf selesai, jemaah dijadwalkan bergerak secara bertahap menuju Musdalifah untuk melaksanakan mabit atau bermalam. 

Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan menuju Mina guna menjalani prosesi lempar jumrah.

Kamaruddin menjelaskan, pada 10 Zulhijah jemaah akan melontar Jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali. 

Setelah itu jemaah kembali bermalam di Mina dan melanjutkan lempar jumrah pada hari tasyrik, yakni 11, 12, hingga 13 Zulhijah bagi jemaah yang mengambil nafar tsani.

“Jemaah akan bergerak bertahap dari Musdalifah menuju Mina untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji hingga selesai,” katanya.

Pihaknya berharap seluruh jemaah haji asal Pesawaran dapat menjalani seluruh tahapan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved