Berita Lampung

Dosen UIN Radin Intan Lampung: Kenaikan Harga BBM Berdampak ke Perbaikan Jalan

Dampaknya bukan hanya pada bertambahnya biaya operasional alat berat dan transportasi, tetapi juga meningkatnya harga aspal, semen, besi.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Istimewa
BERDAMPAK - Dosen UIN Radin Intan Lampung Suhendar mengatakan, kenaikan harga BBM dan material konstruksi dalam beberapa waktu terakhir jelas memberikan tekanan terhadap proyek perbaikan jalan di Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dosen UIN Radin Intan Lampung Suhendar mengatakan, kenaikan harga BBM dan material konstruksi dalam beberapa waktu terakhir jelas memberikan tekanan terhadap proyek perbaikan jalan di Lampung. 

Dampaknya bukan hanya pada bertambahnya biaya operasional alat berat dan transportasi, tetapi juga meningkatnya harga aspal, semen, besi, serta berbagai kebutuhan konstruksi lainnya.

"Persoalan menjadi dilematis karena banyak proyek yang saat ini berjalan telah terikat kontrak sebelum terjadi kenaikan harga," kata Suhendar, Rabu (17/6/2026). 

Di satu sisi, kontraktor wajib menyelesaikan pekerjaan sesuai nilai kontrak yang telah disepakati.

Namun di sisi lain, harga satuan di lapangan terus bergerak naik akibat kenaikan harga BBM dan tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

"Kondisi ini berpotensi menggerus keuntungan kontraktor, bahkan dapat menimbulkan kerugian apabila kenaikan biaya tidak diantisipasi sejak awal," imbuhnya. 

Dengan kondisi tersebut, terus Suhendar, pelaksanaan proyek dapat melambat dan kualitas pekerjaan berpotensi menurun apabila pelaksana mencari cara untuk menutupi lonjakan biaya.

Karena itu, kenaikan biaya harus segera dihitung ulang dalam estimasi proyek agar risiko kerugian dapat dipetakan secara akurat. 

Kenaikan harga BBM dan material konstruksi pasti berdampak terhadap proyek jalan di Lampung.

Persoalannya bukan pada naik atau tidaknya biaya, melainkan bagaimana pemerintah dan kontraktor mengelola perubahan biaya tersebut ketika kontrak sudah berjalan. 

Jika tidak diantisipasi, margin kontraktor akan tergerus, progres pekerjaan melambat, dan kualitas infrastruktur berpotensi terdampak.

Namun, jika dikelola dengan baik melalui mekanisme penyesuaian harga dan pengawasan yang ketat, pembangunan tetap dapat berjalan optimal tanpa membebani masyarakat

"Pada akhirnya, kenaikan harga BBM dan material memang menjadi tantangan nyata bagi proyek jalan di Lampung," ucap Suhendar. 

Namun, dengan kebijakan yang adaptif dan tata kelola yang baik, tantangan tersebut masih dapat dikelola sehingga pembangunan infrastruktur tetap menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, bukan justru menjadi korban gejolak biaya produksi. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved