Tribun Tanggamus

Ringkus Perampas Ponsel Pelajar SMP, Polisi Polsek Wonosobo Malah Ungkap 6 Kasus Lain dari Pelaku

Anggota Polsek Wonosobo dan Polres Tanggamus berhasil meringkus Ahmad Sobari (25), penodong siswa SMP sekaligus terlibat enam aksi kriminal lainnya.

Ringkus Perampas Ponsel Pelajar SMP, Polisi Polsek Wonosobo Malah Ungkap 6 Kasus Lain dari Pelaku
tribunlampung/Tri Yulianto
Anggota Polsek Wonosobo dan Polres Tanggamus berhasil meringkus Ahmad Sobari (25) penodong siswa SMP sekaligus terlibat enam aksi kriminal lainnya. 

Sebab, tersangka tergolong licin dan selalu pindah-pindah saat akan ditangkap.

Atas penangkapan tersebut, dan penyelidikan polisi, akhirnya terungkap enam kejahatan lain yang dilakukan tersangka.

"Hasil pengembangan total 7 kasus terungkap dan diakui oleh tersangka dengan barang bukti yang diamankan dua ponsel dan satu sepeda motor," ujar Amin.

Ia menambahkan dari catatan Polsek Wonosobo, aksi enam kejahatan lain yakni terhadap korban Ahmad Yani sesuai laporan polisi pada 7 April 2019 di Pekon Sri Melati, Wonosobo.

Kerugian satu unit ponsel Lenovo warna hitam dan BB berhasil diamankan.

Kemudian terhadap korban Angger Yoga Saputra sesuai kejadian pada 4 Mei 2019 di Pekon Banjar Negara, Wonosobo, kerugian berupa satu unit ponsel merek Oppo A37F, barang korban masih dalam penyelidikan.

Selanjutnya, korban Waluyo kejadian pada 2 Mei 2019 pukul 2.00 WIB di Pekon Banjar Negoro, Wonosobo kerugian satu sepeda motor Suzuki Smash, barang bukti berhasil diamankan.

Modus Pinjam Ponsel, 2 Pelaku Perampasan HP di Pakuan Ratu Ditangkap Usai Jatuh dan Diteriaki Maling

Lalu, terhadap korban Suhairi, kejadian pada 4 Mei 2019 di Pekon Banjarsari, Kec. Wonosobo kerugian dua unit ponsel merek Samsung dan Xiomi, barang bukti masih dalam pencarian.

Selanjutnya, korban Purnama kejadian sekitar bulan Mei 2019 di Pekon Sri Melati, Wonosobo, kerugian berupa satu ponsel merek Xiaomi Note 5 warna hitam, barang bukti dalam proses pencarian.

Lantas, korban Riyadi kejadian awal Mei 2019 di Pasar Pangkul, Pekon Sri Melati, Wonosobo, kerugian korban berupa satu ponsel merek Xiomi Redmi 4A, barang bukti dalam tahap pencarian.

Amin menjelaskan, atas kejahatannya itu tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara, dalam penuturannya, tersangka mengkaui semua perbuatan, namun hasil kejahatan tersebut hanya dipergunakan untuk membeli narkoba jenis sabu dan rokok.

(tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved