Pencabulan Anak di Lampung Timur
Kisah Pilu Gadis Lampung Timur, Diperkosa Paman dan Relawan lalu Dijual ke ASN
Pertama, Nv dijual oleh DA, oknum relawan (P2TP2A) Lampung Timur, kepada rekannya. Nv dijual setelah DA memerkosanya berkali-kali.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Remaja 14 tahun asal Lampung Timur, Nv (bukan Nf, red), ternyata bukan saja menjadi korban nafsu bejat sang paman dan oknum relawan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur.
Nv rupanya juga menjadi korban perdagangan manusia oleh DA dan tetangga Nv.
Hal itu terjadi berkali-kali.
Pertama, Nv dijual oleh DA, oknum relawan (P2TP2A) Lampung Timur, kepada rekannya.
Nv dijual setelah DA memerkosanya berkali-kali.
• Pelaku Pencabulan di Lampung Timur Dikabarkan Serahkan Diri, Polda Lampung Belum Tahu
• Kisah Gadis 14 Tahun Korban Pencabulan di Lampung Timur, Pertama Kali Digagahi Paman Sendiri
• ABK asal Lampung Disiksa Sebelum Tewas di Kapal Ikan China
• Lampung Timur Catatkan Kasus Covid-19 Pertama

Tercatat 10 kali DA merudapaksa Nv di rumahnya.
Saat di rumah DA itu pula, ia menawarkan Nv kepada BA, seorang ASN di lingkungan RSUD Sukadana.
DA menawarkan korban melalui pesan WhatsApp dengan menyertakan foto Nv.
Dasar bejat, BA pun menjemput korban menggunakan mobil ke rumah DA.
Saat menjemput, BA beralasan akan mengantar Nv berobat.
Sebab, Nv sedang demam.
BA kemudian membawa korban ke sebuah penginapan di Way Jepara Lamtim.
Di sana, BA memerkosa Nv.
Setelah selesai melampiaskan nafsu bejatnya, BA dengan enteng memberikan uang sebesar Rp 700 ribu kepada Nv.
Kata BA, Rp 500 ribu untuk Nv, Rp 200 ribu untuk DA.